#pungli#danadesa#kepolisian#tanggamus#beritadaerah

Ketua dan Sekretaris Apdesi Pugung Juga Jadi Tersangka Pungli

( kata)
Ketua dan Sekretaris Apdesi Pugung Juga Jadi Tersangka  Pungli
Kanit Tipikor Polres Tanggamus Ipda Ramon Zamora tetapkan dua tersangka kasus pungli dana desa di Pugung. (Ilustrasi))



KOTA AGUNG (Lampost.co)--Kasus dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh SF selaku bendahara Apdesi Pugung menyeret ketua dan sekretaris Apdesi Kecamatan Pugung. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggamus kembali menetapkan tersangka kepada keduanya.

Kasatreskrim Polres Tanggamus AKP Hendra Saputra melalui Kanit Tipikor Ipda Ramon Zamora mengatakan, bahwa berdasarkan gelar perkara yang dilaksanakan pada Kamis (24/8/2017), terdapat keterlibatan kedua tersangka dalam kasus tersebut.

"Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan kasus oleh penyidik yang kemudian dituangkan dalam gelar perkara," ujarnya.

Kedua tersangka dimaksud ialah IW (49) selaku kepala pekon Banjaragung Ilir sekakigus ketua Apdesi Kecamatan Pugung dan MS (47) sebagai kepala pekon Tiyuhmemon sekaligus sekretaris Apdesi.

Ramon menjelaskan, IW dan MS ditetapkan tersangka karena telah terbukti memiliki peranan dalam praktik pungli terhadap dana desa. Setelah hasil pemeriksaan penyidik dikonfrontasi dengan keterangan dari SF, kasus ini mengarah kepada ketua dan sekretaris.

"Kami masih akan terus mengembangkan kasus ini dan tidak menutup kemungkinan akan memunculkan tersangka baru," ujarnya.
Sementara berkenaan dengan SF, saat telah didampingi oleh 2 pengacaranya. Namun demikian hal ini tidak akan mempengaruhi penyidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. "Pendampingan kuasa hukum merupakan hak setiap warga negara, hal itu tidak akan berpengaruh dengan penyidikan," tegasnya.

Seperti diketahui, pada Jumat (18/8), Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Tanggamus yang dipimpin Wakapolres Kompol M. Budhi Setyadi, berhasil menangkap tangan SF dikediamannya. Pada saat penangkapan, berhasil didapatkan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp62,5 juta yang diperoleh dari 12 kepala pekon di Kecamatan Pugung.

Abu Umaraly







Berita Terkait



Komentar