#politik#BawasluLampung

Ketua Bawaslu Lampung Dapat Peringatan Keras

( kata)
Ketua Bawaslu Lampung Dapat Peringatan Keras
 Ketua Badan Pengawas Pemilu Lampung Fatikhatul Khoiriyah. Dok. Lampung Post


BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Ketua Badan Pengawas Pemilu Lampung Fatikhatul Khoiriyah menghormati keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) mengenai sanksi peringatan keras terakhir terhadap dirinya.
Dalam putusan Nomor 121/DKPP-PKE-VI/2017, DKPP RI mengabulkan pengaduan pengadu Koalisi Rakyat Lampung untuk Pemilu Bersih terkait dugaan KTP ganda. Lembaga ini menjatuhkan sanksi peringatan kepada Ketua Bawaslu RI Abhan, menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir kepada Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, dan memerintahkan Bawaslu RI untuk mengawal keputusan tersebut.
"Kami harus hormati keputusan ini, menjadi pelajaran ke depan untuk lebih baik lagi. Yang pasti, semangat pengawasan tidak akan menurun dan kami akan bersama-sama mewujudkan pemilu yang berintegritas di Lampung," kata Fatikhatul, Rabu (15/11/2017).
Ia menjelaskan dirinya tidak terbukti memiliki KTP ganda. Terkait perbedaan data kelahiran yang berbeda antara yang tercatat dalam dokumen pribadi dengan yang termuat dalam laman Bawaslu Lampung, DKPP menilainya sebagai ketidakcermatan dan bisa dimaklumi. "Saya tidak terbukti memiliki KTP ganda, tapi lalai membiarkan perekaman KTP elektronik di Jakarta, padahal sudah pindah domisili ke Lampung," katanya.
Ketua Koalisi Rakyat Lampung untuk Pemilu Bersih (KRLUPB), Rakhmat Husein mengatakan DKPP membacakan putusan gugatan terhadap ketua Bawaslu RI sebagai teradu satu dan ketua Bawaslu Lampung sebagai teradu dua. Putusan DKPP yang dibacakan kemarin menjatuhkan sanksi peringatan kepada Ketua Bawaslu RI dan menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir kepada Fathikatul Khoiriyah. 

Triyadi Isworo









Komentar