#Pelatihan#Lamsel#Budidaya#Lele#Patin

Ketua APCI Gencar Berikan Pelatihan Budidaya Ikan Lele-Patin Sistem Bioflok 

( kata)
Ketua APCI Gencar Berikan Pelatihan Budidaya Ikan Lele-Patin Sistem Bioflok 
Ketua APCI Lampung Aribun Sayunis saat memberikan pelatihan budidaya ikan lele dan patin dengan sistem bioflok di Kolam bioflok Desa Palaspasemah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Minggu (28/10/2018). (Lampost/Armansyah)


KALIANDA (Lampost.co) -- Guna meningkatkan ekonomi masyarakat disektor perikanan air tawar, Ketua Asosiasi Pengusaha Catfish Indonesia (APCI) Provinsi Lampung, Aribun Sayunis gencar memberikan pelatihan kepada pembudidaya ikan lele dan patin dengan sistem bioflok.

"Pelatihan budidaya ikan lele dan patin yang selama ini saya jalankan untuk mengenali sistem bioflok kepada masyarakat luas, terutama pembudidaya ikan lele dan patin. Hal ini dalam rangka membantu berbagai kelompok pembudidaya perikanan untuk meningkatkan hasil produksi mereka," kata Aribun saat ditemui di Kolam Bioflok miliknya yang terletak di Desa Palaspasemah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Minggu (28/10/2018).

Aribun mengatakan kepeduliannya terhadap pembudiaya ikan air tawar itu untuk menggenjot penghasilan mereka dalam budidaya ikan lele dan patin. Sebab, sistem bioflok tersebut hasil produksi ikan lele dan patin lebih jauh meningkat dengan menggunakan kolam galian.

"Saya tidak bosan memberikan ilmu pengetahuan tentang budidaya ikan lele dan patin dengan sistem bioflok. Terakhir pada Jum'at (26/10/2018) lalu saya kembali memberikan pelatihan kepada ratusan masyarakat Kabupaten Pringsewu," ujar Pengusaha ikan lele dan patin yang sukse di Lampung itu.

Menurut Aribun, pemberian pelatihan yang selama ini dijalankanya itu bertujuan agar terciptanya lapangan kerja bagi pembudidaya ikan di seluruh Lampung. Disamping itu, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. 

"Tentunya dengan adanya pelatihan itu dapat meningkatkan wawasan serta membuka peluang usaha bagi mereka kedepannya. Sebab, tehnologi bioflok itu dinilai mampu menggenjot produktivitas ikan lele dan patin," kata Ketua Bidang Pengembangan Usaha APCI Pusat itu. 

Dalam penyampaian materi di Lokasi Kolam Bioflok, Aribun menjelaskan sbioflok adalah suatu sistem pemeliharaan ikan lele atau patin yang menumbuhkan suatu mikroorganisme, yang memiliki fungsi untuk menggelola limbah budidaya itu sendiri, hingga menjadi gumpalan kecil (floc) yang di manfaatkan langsung sebagai makanan alami.

"Pertumbuhan mikrooganisme ini ditumbuhkan (dipacu) dengan cara memberikan probiotik atau kultur bakteri non pathogen, dan juga dilakukan pemasangan aerator penyuplai oksigen sekaligus untuk mengaduk air dalam kolam," kata dia. 

Aribun mengatakan dengan mengunakan teknologi bioflok, produksi lele dan patin bisa mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat dari produksi biasa. "Dengan sistem bioflok bisa membuat biaya yang di keluarkan relative rendah, seperti biaya produksi dalam pembelian makan dapat ditekan sehingga bisa hemat," katanya. 

 

 

 

Armansyah







Berita Terkait



Komentar