AEKIhukum

Ketua AEKI Tempuh Hukum Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik

( kata)
Ketua AEKI Tempuh Hukum Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik
dok Lampost.co/Febi H


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketua Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Lampung, Juprius akan mengadu ke Polda Lampung, perihal pencemaran nama baiknya, hal ini diungkapkan kuasa hukumnya Japriyanto Manalu, Minggu 15 November 2020.

Menurut Japriyanto, pihaknya akan melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polda Lampung, hal ini berkaitan dengan keterangan sepihak HRL yang dimuat didalam pemberitaan beberapa waktu lalu.

"Ini berkaitan dengan keterangan sepihak HRL yang dimuat dalam sejumlah pemberitaan beberapa waktu lalu," katanya.

Kata Japriyanto, keterangan HRL memuat jika kliennya pernah menjanjikan proyek dan menerima uang Rp 1,8 miliar sebagai maharnya. Menurutnya tindakan HRL adalah upaya pembunuhan karakter Juprius.

" Ini merupakan pembunuhan karakter pak Juprius yang tengah mencalonkan diri di Kabupaten Waykanan," katanya.

Persoalan ini lanjut Japriyanto akan segera dilaporkan mengenai pencemaran nama baik, "Akan segera kami laporkan secepatnya perihal ini," katanya.

Ditanya mengenai laporan HRL ke Polresta Bandar Lampung dengan nomor: LP/B-1/2300/X/2020/LPG/SPKT/RESTA BALAM, Japriyanto mengaku belum mengetahui persolan tersebut. " Sejauh ini belum kami cek, dan hingga sampai saat ini klien kami belum ada panggilan," ujarnya.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar