pilkadabandarlampungyusufkohar

Keterlambatan Pelaporan LPPDK Yusuf-Tulus Akibat Jaringan

( kata)
Keterlambatan Pelaporan LPPDK Yusuf-Tulus Akibat Jaringan
Lampost.co/Salda Andala


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pasangan calon nomor urut dua Yusuf Kohar-Tulus Purnomo terlambat dalam menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).

Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah mengatakan keterlambatan Laporan LPPDK tersebut diketahui pukul 18:30. Sehingga dirinya langsung bergerak untuk mengetahui kebenaran tersebut.

"Saya sempat berkonsultasi secara berjenjang dengan Bawaslu Provinsi. Yang kami lihat bukan hanya ketepatan tapi juga proses dan berkasnya memang ada. Itu hanya terkendala jaringan sehingga perlu bantuan dari KPU untuk mengupload," ungkapnya.

Hal ini perlu manjadi perhatian khusus Palson. Sebab, dalam aturannya, keterlambatan melaporkan LPPDK dapat dikenakan sanksi pembatalan. Namun dapat dilihat penyebab keterlambatan tersebut.

Ketua KPU Bandar Lampung, Dedy Triyadi mengatakan batas akhir pelaporan LPPDK pada 6 Desember 2020 pukul 18.00. Jika terkendala jaringan Paslon dapat menyerahkan secara manual dan jika terkendala dalam mengupload dapat di bantu KPU.

"Di hari itukan serentak melaporkan LPPDK. Jadi trafiknya tinggi dan pasti terkendala jaringan karena kemampuan server terbatas. Tapi tim paslon Yutuber sudah menyampaikan kronologisnya," pungkasnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar