#humaniora#kesehatan#damar

Kesadaran Kesehatan Seks dan Reproduksi Perempuan Masih Rendah

( kata)
Kesadaran Kesehatan Seks dan Reproduksi Perempuan Masih Rendah
Ana Yunita Pratiwi Aktivis Damar sedang memaparkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Damar di Hotel Emersia, Kamis, 19 September 2019. Lampost.co/Umar Robani

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Lembaga advokasi perempuan, Damar melakukan penelitian ihwal penyelenggaraan layanan jaminan kesehatan nasional. Agenda tersebut dalam rangka lima tahun berjalan layanan jaminan kesehatan nasional dari pemerintah.

Dalam penelitiannya Damar menyebut kesadaran kesehatan seks dan reproduksi masih rendah. Ana Yunita Pratiwi Aktivis Damar mengatakan hal itu dipicu berbagau permasalahan seperti kemiskinan dan keterbatasan informasi serta fasislitas bagi peremuan muda. Ditambah lagi dengan stigma tentang kodrat wanita di masyarakat, hal itu cenderung deskriminatif. "Sampai sekarang perempuan masih menjadi objek hukum baik dalam negara hingga agama," ujar Ana saat menyampaikan hasil penelitian Damar di Hotel Emersia, Kamis, 19 September 2019.

Berdasarkan penelitian kualitatif yang dilakukan Damar, hak itu mengakibatkan berbagai permasalahan kesehatab seks dan reproduksi pada perempuan khususnya usia muda. Angka kehamilan yang tidak diinginkan dan aborsi tidak aman masih tinggi. Pendidikan seks pun tidak didapan di sekolah mau pun di rumah. "Kurangnya pemahaman perempuan tentang tubuh dan alat reproduksi itu akhirnya memicu kehamilan di luar nikah," kata dia.

Pengetahuan perempuan muda soal gizi pun masih rendah. Ditambah lagi masih rendahnya juga komitmen pemerintah untuk menangani persoalan gizi.

Menurutnya harus ada penguatan di masyarakat untuk mengatasi masalah tersebut. Harus ada pusat perlindungan hak dan kesehatan seks dan reproduksi perempuan dan pencatatan. Selain itu harus juga ada dorongan bersama agar perempuan bisa mendapat akses kesehatan yang bermutu, murah, dan menjaga kerahasiaan. "Pelayanan kesehatan seks dan reproduksi juga kita harap tidak hanya memberi pelayanan pengobatan, tapi juga memberi pendidikan seksual dan menjadi wadah konsultasi perempuan muda," ujarnya.

Umar Robani

loading...

Berita Terkait

<<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621
loading...
=======
>>>>>>> .r624

Komentar