#kerusuhan#amukmassa#sengketa

Kerusuhan Warga Lima Keturunan Bandar Dewa di Tubaba Meletus Usai Penangkapan

( kata)
Kerusuhan Warga Lima Keturunan Bandar Dewa di Tubaba Meletus Usai Penangkapan
Polisi berjaga di sekitar pos satpam PT HIM yang tampak mengalami kerusakan usai bentrok pada Rabu, 2 Maret 2022. Lampost.co/Ahmad Sobirin


Panaragan (Lampost.co) -- Polres Tulangbawang Barat (Tubaba) menyebut bentrok di pos Satpam PT Huma Indah Mekar (HIM) terjadi usai penangkapan salah satu warga Lima Keturunan Bandar Dewa. 

Kapolres Tubaba, AKBP Suhot P Silalahi menjelaskan, kericuhan dimulai saat sejumlah massa tiba-tiba menyerang dan merusak pos Satpam PT HIM, di Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulangbawang Tengah.

"Aksi warga memanas dikarenakan salah satu dari mereka, atas nama Aminsyah telah diamankan Satreskrim Polres Tubaba sekira pukul 12.30 WIB. Dia ditangkap terkait pemanggilan kedua atas perkara pengerusakan atau penebangan pohon karet pada 26 Januari 2022," kata Kapolres, Rabu, 2 Maret 2022. 

Baca: Warga Adat Lima Keturunan Bandar Dewa Tubaba Bentrok dengan Satpam PT HIM

 

Kapolres menyebut, kedatangan puluhan orang ke PT HIM dimaksudkan untuk menanyakan rekannya yang tertangkap. Ketika tiba dilokasi, salah satu warga bernama Birin melewati portal dan mendatangi petugas keamanan dengan membawa senjata tajam. 

"Kemudian petugas security PT HIM melakukan pemukulan terhadap Birin yang menyebabkan luka di bagian kepala. Selanjutnya massa Keturunan Lima Bandar Dewa merasa tidak terima sehingga melempari dan melakykan pengerusakan," kata dia. 

Setelah bentrok terjadi kurang lebih selama 10 menit, polisi datang dengan menembakkan gas air mata ke arah massa.

"Karena massa anarkistis, melempar dan mengejar dengan senjata parang," kata Kapolres. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar