#beritalampung#beritalamsel#kebakaran

Kerugian Kebakaran Rumah dan Toko Pertanian di Sragi Capai Miliaran

( kata)
Kerugian Kebakaran Rumah dan Toko Pertanian di Sragi Capai Miliaran
Perangkat desa dan anggota TNI meninjau lokasi kebakaran. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co): Kerugian kebakaran rumah berikut toko pertanian milik Karyana, warga Dusun Simpangsari, RT 004, Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, ditaksir mencapai miliaran. Pasalnya, rumah dan harta benda serta obat-obatan dan alat-alat pertanian ludes terbakar.

Pj Kepala Desa Baktirasa Amar Sumarna mengatakan pihaknya telah mendata keseluruhan kerugian yang dialami korban kebakaran. Ia mengaku kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai miliaran.

"Enggak ada bisa diselamatkan, mas. Hanya mobil pribadinya yang bisa diselamatkan. Taksiran kami, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp1 miliar," kata dia saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa, 2 Agustus 2022.

Menurutnya, dalam peristiwa tersebut korban kehilangan rumah permanen berukuran 15x20 m berikut barang rumah tangga, tiga unit sepeda motor, perhiasan emas, dan uang tunai Rp40 juta.

"Barang-barang di dalam rumah sebagian besar bernilai besar. Sedangkan, rumahnya sebgaian besar pakai kayu jati semua. Ditambah isi tokonya capai ratusan juta," kata dia.

Menurutnya, kronologi peristiwa berikut kerugian tersebut sudah dilaporkan ke Camat Sragi, Pemkab Lamsel melalui BPBD dan Dinas Sosial Lamsel. "Dalam laporan itu, kerugian korban mencapai Rp1 miliar," kata dia.

Sebelumnya, rumah berikut toko sarana produksi pertanian (Saprodi) milik Karyana, warga Dusun Simpangsari, RT 004, Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, ludes terbakar, Selasa, 2 Agustus 2022 sekitar pukul 2.30 WIB.

Api diduga bersumber dari korsleting listrik akibat hubungan arus pendek. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa.

Menurut keterangan, Juliet, tetangga korban, peristiwa itu berawal Suprapti, istri korban terbangun karena hendak menjalankan salat tahajud. Saat itu, istrinya melihat kamar anaknya dikerubungi asap tebal.

"Pas diliat di kamar kosong itu, kipas angin di kamar itu terbakar dan sudah merembet ke atap rumah. Kedua orang suami istri itu langsung keluar rumah. Ternyata diatas rumah, api sudah membesar," kata dia.

Adi Sunaryo






Berita Terkait



Komentar