#beritalampung#beritabandarlampung#bawaslu#pemilu2024

Kerawanan Pemilu di Bandar Lampung Masuk Kategori Tinggi, Ini Langkah Yang Diambil Bawaslu

( kata)
Kerawanan Pemilu di Bandar Lampung Masuk Kategori Tinggi, Ini Langkah Yang Diambil Bawaslu
Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah. Dok/Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co): Bawaslu pusat meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dan Pemilihan Serentak 2024 di Jakarta, Jumat, 16 Desember 2022. Konstruksi IKP terdiri dari empat dimensi yakni konteks sosial politik, penyelenggaraan pemilu, kontestasi, dan partisipasi. Kemudian IKP juga disusun berdasarkan 12 subdimensi dan 61 indikator.

Kota Bandar Lampung masuk kategori kerawanan tinggi dan berada di peringkat 33 dengan skor IKP 62.90.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah mengatakan IKP tersebut menjadi warning atau peringatan agar Bawaslu setempat mengantisipasi semua tahapan Pemilu tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Tingkat Kerawanan Pemilu di Lampung Masuk Kategori Sedang

"Kami akan lebih melakukan antisipasi agar tidak terjadi sebagaimana IKP dimaksud. Sebagaimana diketahui bahwa IKP merupakan segala hal yang berpotensi mengganggu atau menghambat proses Pemilu yang demokratis," kata Candra, Jumat, 16 Desember 2022.

Dengan begitu, kata dia, Bawaslu Bandar Lampung kan segera memetakan daerah yang rawan, seperti pemetaan pada Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 lalu.

"Kami juga segera melakukan proyeksi dan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran Pemilu. Diantaranya, menggalakkan sosialisasi pentingnya pengawasan partisipatif dalam semua tahapan Pemilu," kata dia.

Selanjutnya, pihaknya juga akan berkirim surat ke Pemerintah Daerah untuk mengingatkan netralitas ASN. Mengirimkan surat pencegahan ke partai politik dan safari ke semua partai politik dalam rangka mengingatkan secara dini potensi pelanggaran. 

"Selanjutnya kami juga bisa menjadi narasumber untuk program pencegahan dan pengawasan tahapan Pemilu dan pemilihan," pungkasnya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar