#AgungSejagat#beritalampung

Keraton Agung Sejagat Punya ‘Jenderal' di Lampung

( kata)
Keraton Agung Sejagat Punya ‘Jenderal' di Lampung
dok mediaindonesia.com

Bandar Lampung  (Lampost.co) – Keraton Agung Sejagat menjadikan Lampung sebagai salah satu bagian dari kerajaannya. Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Sutisna atas klaim tersangka.

"Kalau itu teknisnya di penyidikan Ditreskrimum, tapi beberapa daerah yang disebutkan, seperti Klaten dan Jogjakarta, benar adanya, kita temukan adanya prasastinya, tempat pemandiannya, itu bisa jadi gambaran, daerah lain yang dia sebutkan emang ada," ujarnya, Minggu, 19 Januari 2020.

Ditanya soal spesifik daerah di Lampung yang disebutkan, pelaku tidak memaparkan secara rinci. Ia hanya menyebutkan Provinsi Lampung sebagai salah satu cabang kerajaan tersebut.

"Kita hanya memeriksa sesuai locus kita, jadi enggak sampai ke Lampung, karena untuk kelengkapan berkas perkara, cuma teknisnya ada di penyidik," katanya.

Kompol Hartono, penyidik Dirreskrimum Polda Jawa Tengah memaparkan, Toto Santoso beserta istrinya tidak menyebutkan secara spesifik lokasi kerajaan mereka di Lampung secara jelas. "Dia tidak mau terbuka, dan cuma sebutkan Lampung," katanya.

Namun dari pemeriksaan, diduga jika memang ada di Lampung, maka kerajaan tersebut sudah mulai berjalan, sekitar tahun 2018. "Kalau rencana dia kan dari 2016, tapi dia mencocokkan dengan 500 tahunnya Mataram menyerah ke Portugis, jadi pas di 2018 dia deklarasikan," paparnya.

Namun dari pengakuan pelaku ke penyidik, Toto memiliki anak buah setingkat pimpinan wilayah di Lampung, yang bernama Hendar Martri.

"Ya dia ngaku ada semacam jendralnya di Lampung, namanya Hendar Martri," katanya.

Sementara Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol M. Barly mengatakan, bila ada temuan atau informasi terkait kerajaan tersebut, termasuk jika memang ada warga Lampung yang menjadi korban penipuan, agar segera melapor. "Kalau ada informasi, terutama korban penipuan, lapor ke kami," ujarnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar