#kdrt#kekerasan#kriminal#beritalamsel

Kerap Pukuli Istri, Warga Natar Diciduk Polisi 

( kata)
Kerap Pukuli Istri, Warga Natar Diciduk Polisi 
Ilustrasi. Foto: Google Images


Kalianda (Lampost.co): KD warga Desa Sukadamai, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, diciduk polisi. Pasalnya, pria yang masih berusia 19 tahun itu kerap memukuli istrinya. 

Kapolsek Natar AKP Hendi Prabowo menjelaskan pasangan suami istri itu kerap bertengkar berawal dari masalah sepele yang berujung menjadi kekerasan di dalam rumah tangga (KDRT).

"Masalah sepele yang berujung pemukulan yang dilakukan suaminya," kata dia, Rabu, 14 Oktober 2020. 

Puncak dari keributan hingga akhirnya dilaporkan istrinya Cornelya Ega Saputri (18) ke Mapolsek Natar, bermula dari membangunkan sang suami.

"Suaminya sedang tidur dibangunin sama istrinya, merasa terganggu emosinya tersulut," kata dia. 

Mantan Kapolsek Kalianda itu menjelaskan pelaku langsung menampar pipi, menendang kaki, dan menjabat rambut istrinya.

"Begitu bangun emosi, langsung melakukan kekerasan," ujarnya. 

Masih kurang puas dengan perlakuan yang dilakukannya, pelaku kemudian menyeret dengan cara menjambak rambut istrinya hingga keluar rumah.

"Sambil melakukan kekerasan, tersangka mengumpat omongan kasar dan kotor," kata dia. 

Akibat perbuatan kasar yang dilakukan pelaku mengakibatkan istrinya mengalami beberapa luka memar di tubuhnya  dan rambut rontok. "Korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek," katanya. 

Setelah mendapatkan laporan, tim Opsnal Reskrim Polsek Natar, langsung bergerak dan membekuk pelaku di kediamannya, Selasa, 13 Oktober 2020, sekitar pukul 16.30 WIB.

Berdasarkan keterangan pelaku, keributan yang kerap terjadi di dalam rumah tangganya akibat permasalahan ekonomi.

"Pengakuannya permasalahan ekonomi dalam rumah tangganya," ujarnya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar