#budaya#gamolan

Kerajaan Adat Paksi Pak Skala Bkhak Apresiasi Pemprov Lestarikan Budaya Lampung

( kata)
Kerajaan Adat Paksi Pak Skala Bkhak Apresiasi Pemprov Lestarikan Budaya Lampung
Surat edaran Pemprov Lampung terkait pemukulan gamolan dalam setiap kegiatan resmi di lingkungan pemprov. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Di tengah maraknya budaya asing di tengah masyarakat, pemerintah provinsi mengeluarkan surat edaran yang mengacu pada Peraturan Daerah Lampung Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pemeliharaan Budaya Lampung. Peraturan tersebut menjadi dasar Pemprov Lampung mengeluarkan SE tentang penggunaan gamolan pada pembukaan acara resmi di lingkungan Pemprov Lampung yang ditujukan kepada kepala instansi vertikal dan OPD di lingkungan pemprov. 

Dalam surat edaran yang ditandatangani Pj. Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto disebutkan dalam upaya pelestarian budaya Lampung khususnya alat musik tradisional, diminta agar setiap acara pembukaan kegiatan resmi di lingkungan Pemprov Lampung ditandai dengan pemukulan gamolan.

Hal tersebut mendapatkan apresiasi dari Paduka Yang Mulia (PYM) Saibatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong Gelar Sultan Sekala Bkhak Yang Dipertuan Ke-23.

"Kami apresiasi kinerja Pemprov Lampung di tengah sibuknya pembangunan, perekonomian, kemudian bertahan bagaimana masifnya pandemi Covid-19 ini, masih memikirkan budaya bahwa setiap acara dimulai harus ada gamolan," ujarnya, Kamis, 1 Oktober 2020.

Pihaknya mencontohkan, dalam adat asli Lampung terdapat gamolan asli yang terbuat dari bambu atau disebut dalam bahasa Lampung-nya disebut gamolan pekhing.

"Dan bagusnya gamolan khas lampung itu adalah pekhing, gamolan pekhing atau bambu itu sudah menjadi khasnya Lampung, tapi luar biasa atensinya Pemprov Lampung ini mudah-mudahan sukses dan amanah," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar