#kppn#beritamesuji#pemkabmesuji

Kepala KPPN Kotabumi Beraudiensi dengan Bupati Mesuji 

( kata)
Kepala KPPN Kotabumi Beraudiensi dengan Bupati Mesuji 
Audiensi Kepala  KPPN Kotabumi Subur Bahariyanto diterima Bupati Mesuji Saply TH di rumah dinas bupati, Kamis, 19 November 2020. Dok/KPPN Kotabumi


Mesuji (Lampost.co): Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kotabumi Subur Bahariyanto melakukan audiensi dengan Bupati Mesuji Saply TH, Kamis, 19 November 2020, di rumah dinas bupati. Audiensi tersebut sekaligus koordinasi penyaluran dana alokasi khusus (DAK) fisik dan dana desa tahun 2020 di wilayah Kabupaten Mesuji.

Dalam audiensi  itu, Subur mengungkapkan salah satu tugas KPPN Kotabumi adalah melaksanakan kewenangan perbendaharaan dan Bendahara Umum Negara, penyaluran pembiayaan atas beban anggaran, serta penatausahaan penerimaan dan pengeluaran anggaran melalui kas negara berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Kepala KPPN Kotabumi juga melaporkan implementasi kebijakan fiskal sampai dengan 18 November 2020 di Kabupaten Mesuji. Capaian tersebut antara lain realisasi belanja negara Kementerian Negara/Lembaga (satuan kerja vertikal)  mencapai Rp63,52 miliar (86,55 persen dari pagu Rp73,39 miliar) dan penyaluran DAK fisik sebesar Rp77,76 miliar (97,47 persen dari pagu Rp79,78 miliar).
Kemudian penyaluran dana desa sebesar Rp82,58 miliar (80,42% dari pagu Rp102,68 miliar), serta penyaluran Kredit Program, berupa KUR dan Kredit Ultra Mikro (UMi) sebesar Rp145,02 miliar kepada 5.574 debitur.

"KPPN Kotabumi menyampaikan apresiasi terhadap koordinasi yang terjalin intensif dengan Pemkab Mesuji sehingga penyaluran DAK fisik dan dana desa 2020 dapat tersalurkan dengan baik," kata Subur.

Audiensi KPPN Kotabumi ke Pemkab Mesuji tersebut sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi penyaluran DAK fisik dan dana desa tahun 2020 yang dilakukan di ruang rapat BPKAD dengan melibatkan OPD teknis penerima DAK fisik dan BPKAD.

Usai beraudiensi dengan Bupati Mesuji, Kepala KPPN Kotabumi beserta jajaran berkunjung ke obyek pembangunan fisik yang menggunakan alokasi dana desa, antara lain pembangunan rabat jalan desa, pembangunan lapangan futsal, dan gapura di Desa Muara Tenang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji. 

Hamdani, kades Muara Tenang, mengatakan walaupun penggunaan dana desa sebagian dialihkan untuk penanganan Covid-19, di antaranya BLT, pihaknya masih dapat melaksanakan peningkatan infrastruktur untuk tiga obyek pembangunan fisik tersebut.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar