#covid-19#varianAY42#antisipasi

Kepala BNPB Minta Daerah Antisipasi Varian Covid-19 AY.4.2

( kata)
Kepala BNPB Minta Daerah Antisipasi Varian Covid-19 AY.4.2
Ilustrasi virus covid-19.


Jakarta (Lampost.co)-- Kondisi pandemi covid-19 di Eropa sedang mengganas, sehingga harus diwaspadai. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayor Jenderal (Mayjen) Suharyanto meminta Pemerintah Daerah mengantisipasi masuknya virus corona varian baru, turunan delta yakni AY.4.2.
Keawspadaan itu tutama untukwilayah yang berbatasan dengan negala lain karena virus ini telah terdeteksi di Singapura dan Malaysia.
 
“Ini yang harus kita antisipasi. Negara-negara di Eropa kasus covid-19 sudah naik,” kata Suharyanto dalam rapat koordinasi penanganan banjir di Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Sabtu, 20 November 2021.
 
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 itu meminta seluruh pihak mengantisipasi Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Kedua momentum ini dapat mendorong masyarakat beraktivitas di luar ruangan sehingga memicu gelombang ketiga covid-19. 
Menurut mantan Pangdam V Brawijaya itu, selama libur panjang di tengah pandemi, Indonesia belum dapat melewatinya dengan indeks kasus covid-19 yang rendah. Dia ingin pada akhir tahun ini, Indonesia berhasil menekan laju penyebaran covid-19.
 
“Kalaupun ada peningkatan tapi tidak terlalu drastis dan segera dapat diatasi,” ujar Suharyanto yang baru dilantik menjabat kepala BNPB ini.

Suharyanto meminta seluruh pihak terus mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan segera mengiktui vaksinasi. Kedua hal tersebut menjadi upaya terbaik untuk mencegah penularan virus SARS-CoV-2 penyebab covid-19.
 
“Jangan sampai nanti muncul klaster lagi, utamanya di pengungsian. Terkadang kita lupa saat kondisi bencana untuk terus disiplin protokol kesehatan. Ibu-ibu di dapur umum, jika tidak bisa jaga jarak minimalnya jangan sampai lepas masker. Kalau tidak punya, akan dibagikan secara gratis,” ujar Suharyanto.

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar