#bnn#narkoba#beritametro

Kepala BNNP Lampung Minta Masyarakat Metro Jauhi Narkotika

( kata)
Kepala BNNP Lampung Minta Masyarakat Metro Jauhi Narkotika
Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Pol Jafriedi (kanan) di dampingi Kepala BNN Kota Metro Saut Siahaan (kiri). Lampost.co/Bambang


Metro (Lampost.co): Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Pol Jefriedi dalam kunjungannya ke Kota Metro meminta masyarakat Metro untuk menjauhi narkoba.

Dia juga meminta masyarakat Kota Metro untuk tidak coba-coba dengan narkoba karena narkotika itu tidak ada gunanya. Narkotika itu bisa menjadi penyakit otak kronis yang tidak bisa diobati. 

"Pecandu narkotika itu akan turun kualitas hidupnya. Sebagai contoh, dulu dia selalu rangking di sekolah, setelah dia menjadi pecandu narkoba dia sudah tidak bisa konsentrasi lagi. Dia akan turun kualitas hidupnya sementara kedepan kita membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif," kata dia, Selasa, 17 November 2020.

Baca juga: Kepala BNN Provinsi Lampung Kunjungi BNN Kota Metro

Dia menyebut ada lima kriteria penyalahgunaan narkotika. Pertama penyalahguna pemula yang awalnya mencoba-coba hingga bisa menimbulkan kecanduan.
 
Kedua, penyalahgunaan yang rekreasional atau pengguna yang menggunakan narkotika bertujuan untuk rekreasi, misalnya setelah memakai di suatu diskotik ataupun tempat hiburan yang lain.

Ketiga penyalahgunaan berdasarkan situasional, yaitu penyalahguna yang menggunakan narkotika dalam keadaan situasional, seperti depresi karena putus cinta, cerai, ada juga yang bisnisnya merugi.

Keempat penyalahguna yang sudah intensif, atau pemakaiannya secara rutin dalam arti seminggu dua atau 4 kali pemakaian narkotika. "Itu pasti berdampak kepada lingkungannya, terutama keluarga karena barang itu mahal ada yang 1 gramnya Rp1,2 sampai Rp1,4 juta," kata dia.

Kemudian yang kelima adalah pecandu yang sudah ketergantungan. "Ini sudah parah sekali. Itulah yang perlu kita tahu bahwa penyalahgunaan narkoba itu harus kita tekan sedini mungkin," kata dia.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Metro, Saut Siahaan mengatakan akan tetap melakukan program desa bersih narkotika (desa bersinar). Dia juga telah menetapkan satu kelurahan yang menjadi rawan narkotika.

"Program desa bersinar tetap kita laksanakan. Disini kita menentukan Kelurahan Iringmulyo. Nanti kedepan kita melakukan sosialisasi di sana, yang pertama sosialisasi terhadap para pamong kelurahan baik RT dan RW itu yang pertama kita berikan sosialisasi. Setelah itu baru nanti masyarakat masyarakatnya untuk mencapai program kelurahan bersinar atau desa bersinar," kata dia.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar