#kenaikanbbm#bbm#penaikanbbm

Kenaikan BBM Berimbas Turunnya Daya Beli

( kata)
Kenaikan BBM Berimbas Turunnya Daya Beli
MENURUN. Mami, salah satu pedagang ayam potong di Pasar Cimeng, saat menunggui dagangannya, Senin, 12 September 2022. Dia mengaku setelah kenaikan harga BBM membuat daya beli masyarakat menurun. Lampost.co/Yudi Wijaya


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi berimbas juga pada naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok. Akibat dari kenaikan harga tersebut daya beli masyarakat menjadi turun.

Mami, salah satu pedagang ayam potong di Pasar Cimeng, turut merasakan penurunan daya beli masyarakat. "Daya beli masyarakat menurun sejak kenaikan harga BBM kemarin. Penurunannya sekitar 20--30 persen," ujarnya.

Eka, pedagang sayuran di pasar yang sama, mengungkapkan hal yang sama. Dia mengatakan ada penurunan daya beli masyarakat terhadap sayuran setelah kenaikan harga BBM. 

"Kenaikan harga BBM berimbas pada penurunan daya beli masyarakat pada komoditas sayuran. Seperti wortel yang biasanya kita bawa minimal 12 kg setiap harinya sekarang cuma 8 kg saja," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar