#pertanian#agraria#beritalampung

Kementan Tetapkan Tanaman Isem Kembang Milik Warga Tubaba

( kata)
Kementan Tetapkan Tanaman Isem Kembang Milik Warga Tubaba
Kadis Pertanian Tubaba, Samsul Komar, memegang sertifikat dari Kementrian Pertanian terkait penetapan tanaman isem kembang menjadi tanaman milik masyarakat Tubaba. Lampost.co/Merwan


Panaragan (Lampost.co) -- Kementerian Pertanian (Kementan) menetapkan isem kembang menjadi tanaman varietas lokal milik kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba). Tanaman penyedap makanan tersebut kini dilindungi dan akan dilestarikan serta dikembangkan di daerah tersebut ke depannya.

Penetapan varietas lokal khas Tubaba tersebut tertuang dalam surat keputusan Menteri Pertanian  Nomor 1386/PVL/2020 tertanggal 23 Januari 2020 dan ditandatangani kepala pusat perlindungan varietas tanaman dan perizinan pertanian, Erizal Jamal. SK tersebut pun langsung diterima Bupati Umar Ahmad.

Dengan demikian, untuk mengembangkan tanaman turunan plasma hutan tersebut, pihak luar kabupaten harus memiliki izin dari pemkab setempat.

"Tanaman isem kembang ditetapkan Kementan menjadi tanaman plasma hutan milik masyarakat Tubaba. Artinya, ini menjadi tanaman lokal yang dilindungi kelestariannya," ujar Kepala Dinas Pertanian Tubaba, Samsul Komar, di ruang kerjanya, Senin, 22  Maret 2021.

Dengan keputusan tersebut, kata Samsul, Pemkab juga akan melakukan pendataan kelestarian tanaman tersebut di seluruh kecamatan. Sebab, tanaman tersebut akan ditetapkan menjadi tanaman lokal yang dilindungi dan menjadi tanaman khas Tubaba.

"Tanaman mangga kecil ini masih banyak tumbuh di pekarangan dan perkebunan warga. Tanaman ini mulai langka dan buahnya banyak disukai warga untuk penyedap makanan khususnya sambal," ujarnya.

Untuk melestarikannya, Pemkab akan melakukan pembibitan dan penanaman di taman agrowisata Pulungkencana. "Sekarang tanaman ini wajib  dijaga dan dilestarikan. Nanti, kami akan mengembangkan varietas turunan tanaman ini untuk dikembangkan serta ditanam di pekarangan warga," ungkapnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar