#pelayananPublik#buruk#faktor#beritalampung

Kemenpan-RB Ungkap Faktor Penyebab ASN Tak Beri Layanan Publik dengan Baik 

( kata)
Kemenpan-RB Ungkap Faktor Penyebab ASN Tak Beri Layanan Publik dengan Baik 
Asisten Deputi Koordinasi Pelayanan Kebijakan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Noviana Adriana. (Foto:Lampost/Setiaji)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Tingkat kepuasan masyarakat atas layanan yang diberikan kepada pemerintah masih belum memuaskan. 

"Masyarakat cenderung berbicara bahwa pelayanan belum begitu baik,  ini adalah masalah umum terkait pelayanan publik yang Aparatur Sipil Negara (ASN) berikan," kata Asisten Deputi Koordinasi Pelayanan Kebijakan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Noviana Adriana, dalam agenda Sosialisasi Implementasi Delapan Bidang Pelayanan Publik Terhadap Pemerintah Kabupaten dan Kota se Lampung di Balai Keratun,  Komplek Pemprov Lampung, Rabu (3/7/2019). 

Dipaparkannya, penyebab buruknya pelayanan publik karena beberapa faktor diantaranya ASN merasa aman dan nyaman dengan kondisi dan posisi saat ini, adanya budaya tidak menyukai resiko padahal setiap ASN yang bergerak tentu ada resiko. ASN pun belum mengakomodir layanan masyarakat yang memiliki keterbatasan seperti difabel, lansia, ibu hamil dan lainnya. 

"Seperti akses masuk bagaimana dan toilet apakah sesuai dan bisa diakses oleh difabel. Ini yang belum diperhatikan pemerintah baik pusat dan daerah," imbuhnya. 

Penerapan dan penguasaan infromasi juga belum maksimal dan optimal.  Padahal saat ini pemertintah sedang membangun smart city,  maka Kominfo harus membangun sistem yang baik dan terintegrasi sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi melalui website.  Maka pemerintah harus mengimplementasikan UU Pelayanan Publik. 

"Pelayanan publik merupakan mandatori UU 25/2009 tentang pelayanan publik dan satu satunya di dunia. Negara lain tidak memiliki UU pelayanan publik. UU ini sebagai penyeimbang dan tidak diberikan pelayanan yang maksimal," ungkapnya. 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar