#beritamesuji#konflik#kerusuhanmesuji#register45

Kementerian LHK Diminta Turun Tangan Atasi Konflik dan Perambahan Register 45

( kata)
Kementerian LHK Diminta Turun Tangan Atasi Konflik dan Perambahan Register 45
Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sudarsono kunjungi Mesuji. Foto: Ridwan Anas

MESUJI (Lampost.co) -- Plt Bupati Mesuji Saply TH meminta agar Kementerian Kehutanan untuk turun langsung mengatasi perambahan hutan dan konflik berkepanjangan di kawasan hutan Register 45, Mesuji.

Hal itu ditegaskan Saply saat menerima kunjungan kerja Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sudarsono di kediaman jabatan Bupati Mesuji, Desa Simpang Mesuji, Kecamatan Simpang Pematang,  Mesuji, Jumat, 13 September 2019.

Tentang konflik Register 45, Saply menilai jika akar permasalahan tidak diselesaikan, konflik serupa yang merenggut korban jiwa akan kembali terulang. "Kementerian harus segera turun tangan selesaikan konflik. Ini bagaikan bom waktu yang kapan saja bisa meledak lagi. Kami ingin Mesuji damai dan tidak sampai jatuh korban jiwa lagi," jelas Saply kepada Wakapolda.

Saply meyakinkan Wakapolda jika warga Mesuji sejatinya cinta damai. Selain itu, wilayah Mesuji diluar Register 45 relatif aman dan kondusif. "Kami berharap bentrok register 45 kemarin adalah yang terakhir kalinya," lanjut Saply.

Sementara itu, Wakapolda mengakui jika persoalan di Mesuji yang belum tuntas adalah konflik agraria."Konflik agraria di Mesuji adalah permasalahan yang belum tuntas. Memang selama ini kita bagai mana caranya agar tidak terjadi konflik. Namun kita harus pahami bersama jika konflik sosial bukan semata tanggung jawab kepolisian saja," jelas Wakapolda.

Ridwan Anas

Berita Terkait

Komentar