kemenagcovid-19

Kemenag Lampura Pantau Pesantren Terpapar Covid-19

( kata)
Kemenag Lampura Pantau Pesantren Terpapar Covid-19
dok Lampost.co


 

KOTABUMI (Lampost.co) --  Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Utara terus memantau perkembangan pondok pesantren yang santrinya terkonfirmasi covid-19.

Plh Kantor Kemenag Lampura, Saibani melalui Kasi Pondok Pesantren (Ponpes), Makmur mengatakan usai hasil pemeriksaan kesehatan diketahui di salah satu Pondok Pesantren disana, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan berkoordinasi langsung pengelola sekolah maupun satgas percepatan dan penanganan covid-19. Guna memutus mata rantai penyebaran khususnya di wilayah pendidikan pondok pesantren.

"Kita telah berkoordinasi dengan pihak Satgas covid-19 Lampura, maupun dengan pondok. Alhamdulillah telah dilakukan upaya-upaya penganan dilapangan," kata Makmur.

Menurutnya, santri yang terpapar corona saat ini telah dilakukan isolasi secara mandiri. Begitu pun mereka kontak erat, yakni tracking.

"Untuk sementara mereka diisolasi mandiri di fasilitas kesehatan yang ada di pondok tersebut, disana jugakan tersedia dokter. Maka lebih aman ditaruh disana, dan itu disetujui para wali murid. Untuk penularan sendiri, masih dicari tahu kemugkinan penyebabnya dari orang yang menjenguk, "terangnya.

Termasuk, orang yang pernah kontak erat atau dekat agar dilakukan tracking. Guna memutus mata rantai penyebaran SarCov-2 di kabupaten berjuluk Bumi Ragem Tunas Lampung (Ratula) itu. Dan untuk langkah antisipasi, pihaknya telah melakukan sosialisasi dalam meningkatkan kedisiplinan melaksanakan protokol kesehatan.

"Yakni 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Kita telah melakukan langkah penanganan, khususnya diseluruh pondok pesantren yang tatap muka. Sementara lainnya, yang tidak ditracking tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa, "tambahnya.

Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampura, Budi Utomo, sekaligus Plt Bupati menambahkan pihaknya tetap berupaya melaksanakan instruksi oleh satgas di Provinsi maupun pusat. Terkait percepatan penanganan covid-19, dan berupaya mendorong semangat masyarakat agar tetap produktif di era tatanan kehidupan baru ditengah pendemi (new normal). 

"Kita mendorong masyarakat tidak turun mentalnya mengadapi ini, terus mensupport guna meningkatkan motivasinya. Kalau mentalnya bagus maka akan meningkatkan imun tubuh, itu yang coba kita kedepankan saat ini. Jangan sampai kejadi kemarin menurunkan mental masyarakat, sehingga berdampak buruk bagi kesehatannya apalagi ditengah pendemi sekarang, "tambah Bupati disela-sela apel randis siang.

Plt Kabid P2 Dinkes Lampura, Dian Mauli mewakili Sekretaris Posko, Maya Manan, sekaligus Plt Kepala mengungkapkan pihaknya saat ini tengah melaksanakan tracing terhadap mereka pernah kontak erat dengan pasien (santri) di pondok pesantren tersebut.

"Hari ini kami melakukan screning terhadap mereka kontak erat dengan pasien, baru setelah diketahui hasilnya langsung diperiksa melalui swabtest. Baru kemudian akan dilakukan upaya-upaya penganan, semisal lokasi isolasi. Sebab, mereka meminta diisolasi di fasilitas pemerintah yakni Kompleks Islamic Center Kotabumi, "pungkasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar