#sertifikat#labelhalal

Kemenag Gandeng Pemkot Bandar Lampung Kejar Sertifikasi Halal

( kata)
Kemenag Gandeng Pemkot Bandar Lampung Kejar Sertifikasi Halal
Alur pembuatan NIB dan ertifikat halal. (Foto:dok.kemenag)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kementerian Agama RI memfasilitasi pelaku UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal gratis pada produknya. Untuk menyukseskan program itu, Kemenag Bandar Lampung menggandeng pemerintah setempat untuk mengakomodir pelaku UMKM.

Kepala Kemenag Bandar Lampung, Makmur mengatakan, pada 2022 pihaknya menargetkan 840 UMKM memiliki sertifikasi halal. Namun, hingga saat ini baru ada 200 UMKM yang sudah tersertifikasi.

Untuk mengejar target tersebut, pihaknya pun menggandeng Pemerintah Kota Bandar melalui Dinas Koperasi dan UKM. Hal itu dilakukan agar informasi tersebut lebih cepat diketahui.

"Targetnya hingga 8 November, dan sertifikasi halal ini gratis," ungkapnya, Minggu, 30 Oktober 2022.

Menurutnya, target tersebut merupakan program Sertifikat Halal Gratis (Sehati) tahap 2. Pihaknya pun mengajak pelaku UMKM agar ikut program tersebut untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap produk yang dijual.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Riana Apriana menjelaskan, pihaknya telah mensosialisasikan program tersebut kepada para pelaku UMKM binaan. Para pelaku UMKM bisa mengikuti program itu dengan mendatangi KUA atau Dinas Koperasi dan UKM.

Produk UMKM yang memiliki label halal memiliki nilai lebih di mata konsumen. Selain itu, meyakinkan pemberi modal usaha untuk menanamkan modalnya.

"Ayo bagi pelaku usaha yang belum punya label halal segera ajukan, karena ini akan menaikan nilai produk," jelasnya.

Salah satu syarat pengajuan sertifikasi halal adalah memiliki nomor induk berusaha (NIB). Riana Apriana menagatakan, pihaknya siap membantu pelaku usaha untuk mendapatkan NIB secara gratis.

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar