#arahkinlat#masjid#beritalampung

Kemenag Bandar Lampung Perbaiki Arah Kiblat Nurul Yaqin Labuhanratu

( kata)
Kemenag Bandar Lampung Perbaiki Arah Kiblat Nurul Yaqin Labuhanratu
Kemenag Bandar Lampung Perbaiki Arah Kiblat Nurul Yaqin Labuhanratu. (foto:Lampost/Deta Citrawan)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Jamaah Masjid Nurul Yaqin, Kampung Baru, Labuhanratu, Bandar Lampung, merasa lega mengenai posisi arah kiblat masjid setempat. Pasalnya, Tim Hisab Rukyat Penyelenggara Syariah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandar Lampung telah melakukan pengukuran ulang arah kiblat di masjid tersebut,  Senin (19/11/2018).

Kasi Penyelenggara Syariah Kemenag Bandar Lampung, Sulaiman Bardan, mengatakan pengukuran ulang arah kiblat itu merupakan permintaan langsung dari jemaah Masjid Nurul Yaqin. Sejak awal tidak ada pemaksaan dalam pengukuran arah kiblat ditiap masjid dan musala yang berada di Kota Tapis Berseri.

"Ini murni permintaan pengurus, kita mengurus sesuai dengan permohonan. Tidak lantas semua masjid kami ukur ulang arah kiblatnya. Mereka mengajukan surat permohonan baru kami turun dan ini sifatnya gratis," ujar Sulaiman saat ditemui di Masjid Nurul Yaqin. 

Dia menjelaskan, pengukuran arah kiblat masjid juga tak bisa dilakukan sembarangan. Selain menggunakan alat, pihaknya juga menggunakan metode penghitungan khusus.

"Alat yang digunakan yaitu pertama kompas, setelah mendapatkan titik koordinatnya baru kita cek melalui GPS, setelah itu kita masuk proses penghitungan. Seperti diketahui, posisi kiblat secara geografis yaitu letak Kabah berada pada 21 derajat 25 menit Lintang Utara (LU) dan 39 derajat 50 menit Bujur Timur. Setelah kita cek di GPS, masjid ini berada pada -5 derajat 21 menit 37 detik LU, 105 derajat 15 menit 2,6 detik BT," jelasnya. 

Dari hasil titik koordinat yang didapatkan pihaknya langsung memasukkan data tersebut dalam rumus arah kiblat. Sehingga didapatkan arah kiblat baru untuk Masjid Nurul Yaqin.

"Jadi arah kiblat masjid ini pada titik koordinat 29,5 derajat 16 menit 31,8 detik. Dan hingga saat ini sudah ada 57 masjid dan musala yang kita ukur ulang arah kiblatnya, diharapkan bisa memantapkan hati saat beribadah," jelasnya.


 

Deta Citrawan



Berita Terkait



Komentar