#otopsi#pembongkaranmakam

Kematian Dinilai Janggal, Makam Dibongkar Usai Dikuburkan Enam Bulan

( kata)
Kematian Dinilai Janggal, Makam Dibongkar Usai Dikuburkan Enam Bulan
Polsek Gedongtataan, membongkar makam Herli Hasan (66), warga Dusun Kejadian Desa Kurungan Nyawa, Pesawaran, yang telah dikuburkan enam bulan lalu. Lampost.co/Putra


Pesawaran (Lampost.co) -- Polsek Gedongtataan, membongkar makam Herli Hasan (66), warga Dusun Kejadian Desa Kurungan Nyawa, Pesawaran, yang telah dikuburkan enam bulan lalu. 

Hal itu atas permintaan keluarga jenazah yang menilai kematian pria tersebut memiliki kejanggalan karena ditemukan membusuk di kamar mandi.

Kapolsek Gedongtataan, Kompol Hapran, mengatakan pihak keluarga meminta untuk dilakukan otopsi setelah jenazah dikuburkan enam bulan lalu.

"Hari ini kami lakukan otopsi di TPU Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedongtataan, terhadap jenazah Herli Hasan. Ini atas permintaan pihak keluarga untuk dilakukan otopsi," kata Hapran, Senin, 26 April 2021.

Namun, dia belum dapat menjelaskan terkait alasan otopsi tersebut. Terlebih, hasilnya yang masih dalam proses. 

Sementara itu, Jefri Rifansyah (20) anak Herli mengatakan, pihak keluarga merasa penasaran atas kematian orang tuanya, sehingga meminta untuk diotopsi.

"Tidak ada dugaan dan sangkaan, hanya saja kami dari keluarga ingin mengetahui secara pasti penyebab kematian dari orang tua kami ini," kata dia.

Dalam proses itu, otopsi dari rumah sakit Bhayangkara Polda Lampung dimulai pukul 07.00 WIB.

Sebelumnya diberitakan, Herli Hasan ditemukan meninggal dunia dalam keadaan telah membusuk di kamar mandi salah satu kosong. Sebelum meninggal dunia, korban sempat menghilang beberapa hari.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar