#kapalhilang#kmemj7

Keluarga ABK dan Pemilik KM EMJ 7 Gelar Ritual Larung Laut

( kata)
Keluarga ABK dan Pemilik KM EMJ 7 Gelar Ritual Larung Laut
Keluarga dan perwakilan PT Sutioso Bersaudara menggelar ritual adat larung laut dan doa bersama di dekat Pulau Legundi, Senin, 6 September 2021. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Keluarga anak buah kapal (ABK) KM EMJ 7 bersama warga dan perwakilan perusahan PT Sutioso Bersaudara menggelar ritual adat larung laut dan doa bersama di dekat Pulau Legundi. 

Para peserta berangkat dari TPI Lempasing, Telukbetung Timur dengan menaiki KM EMJ 8 bersama perwakilan ABK membawa berbagai macam kembang serta kerbau tanggung untuk pelaksanaan ritual adat. Upacara dilakukan mulai pukul 8.00 hingga 16.30 WIB. 

Perwakilan perusahan PT Sutioso Bersaudara, Marzuki Yazid mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Ikhtiar pencarian KM EMJ 7 yang hilang kontak kurang lebih tiga pekan lalu.

"Kami berdoa bersama di atas kapal. Semoga semuanya selamat dan segera kembali," katanya, Senin, 6 September 2021.

Baca: Pemkot akan Beri Bantuan Hukum ABK KM 7 Asal Bandar Lampung

 

Marzuki berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam turut membantu pencarian kapal yang membawa 20 ABK tersebut. 

"Kita tidak terbatas melakukan pencarian sampai ketemu tanda-tanda kapal tersebut. Kami juga minta pemerintah membantu pencarian," katanya.

Sementara itu, orang tua salah satu ABK bernama Yogi Andrean, Agusni (51) mengatakan, kerbau yang dibawa ke atas kapal itu disembelih di tengah lautan. Setelah itu, kepala kerbau dihanyutkan ke laut lepas.

"Kalau dagingnya kita bagikan ke anak yatim. Kami keluarga masih yakni mereka selamat dan akan kembali," katanya.

Kepala kerbau, berbagai macam kembang, buah-buahan, dan lainnya di letakkan di miniatur KM EMJ 7 dan kemuadian dihanyutkan ke samudra.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar