#mudik2021#idulfitri#mudiklebaran#bakauheni

Keluar Masuk Lampung Harus Melewati Pemeriksaan Ketat

( kata)
Keluar Masuk Lampung Harus Melewati Pemeriksaan Ketat
Satuan Tugas (Satgas) Khusus Penanganan Pemeriksaan Covid-19 melakukan pemeriksaan Mandatory Test (Rapid Test Antigen) di Rest Area KM 87B Natar, Lampung Selatan, Minggu, 16 Mei 2021.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Penanganan Covid-19 melakukan penyekatan dan pemeriksaan mandatory test pada arus balik hari raya Idulfitri 1442 H/2021 M. Kendaraan yang melintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Wilayah Provinsi Lampung diarahkan masuk diposko penyekatan dan dilakukan pemeriksaan.

Pengetatan juga dilakukan di Pelabuhan Bakauheni mulai 15 Mei 2021. Setiap orang yang akan menyeberang wajib memiliki atau berbekal hasil rapid test antigen negatif dan dilakukan pemeriksaan dokumen di JTTS Rest Area KM 172B, KM 87B, KM 20B, Jalan Alteri Hatta BBJ, dan Pelabuhan Bakauheni.

Koordinator Posko Penyekatan sekaligus Tim Dokkes Polda Lampung, AKBP Legowo H mengatakan bagi pengendara yang tidak mempunyai surat rapid test antigen maka diarahkan untuk melakukan tes di tempat pemeriksaan. 

"Kami dirikan sekitar delapan titik penyekatan. Setiap pos ada lima ribu alat rapid. Kita lakukan rapid test langsung di tempat. Jika positif, maka kita siapkan tempat karantinanya selama lima hari," katanya di Rest Area KM 87B Natar, Lampung Selatan, Minggu, 16 Mei 2021.

Baca: Tes Rapid Antigen Digratiskan di Posko Penyekatan dan Pelabuhan Bakauheni

 

Legowo mengatakan, sudah ada sekitar dua ribuan orang yang diperiksa. Sejauh ini belum ada yang ditemukan positif covid-19.

"Kita lakukan penyekatan. Lampung gerbang terkhir Pulau Sumatra. Kita upayakan tidak ada covid-19 masuk Pulau Jawa dari Pulau Sumatra dan sebaliknya," katanya 

Sementara itu salah satu pengendara yang melintas di jalan tol, Muhammad Fikri mengatakan dirinya bersama keluarga berasal dari Palembang  ingin liburan di Kota Bandar Lampung. Ia mengaku tidak mengetahui adanya penyekatan. Oleh sebab itu dirinya diarahkan untuk melakukan pengecekan rapid test antigen di posko tersebut.

"Saya melakukan perjalanan ingin liburan. Engak tahu juga ternyata ada pemeriksaan," katanya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar