#beritalampung#beritabandarlampung#ekonomi#inflasi

Kelesuan Pasar Diprediksi Berlangsung Sampai 2023

( kata)
Kelesuan Pasar Diprediksi Berlangsung Sampai 2023
Daya beli menurun, Pasar Bambu Kuning, Bandar Lampung tampak lengang akhir-akhir ini. Dok/Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co): Pengamat perekonomian asal Lampung, Yoke Muelgini memprediksi kelesuan pasar akibat daya beli masyarakat menurun akan berlangsung hingga 2023. Keadaan menurunnya daya beli ini terjadi sejak pandemi Covid-19 melanda Tanah Air.

"Keadaan seperti ini kemungkinan akan sampai tahun 2023 mendatang. Paling tidak fluktuasi harga ini akan berlangsung sepanjang tahun 2023," ujarnya, saat dihubungi, Senin, 10 Oktober 2022.

Menurut Yoke, kenaikan harga di level dunia saat ini berlangsung. "Kalau lihat data, misalnya kebijakan BI dan bank sentral eropa, semua itu kan menaikkan suku bunga," katanya.

Menurutnya inflasi dan penyebabnya sudah menjadi isu global. Penurunan perekonomian yang jadi dimana-mana menimbulkan stagflasi yaitu keadaan inflasi yang sangat tinggi dan berkepanjangan, ditandai dengan macetnya kegiatan perekonomian.

Baca juga:  Warning! Warga Bandar Lampung Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

"Jadi mencari dana untuk pendorong bisnis itu susah. Banyak sekali negara saat ini yang mengalami krisis," kata dia.

Menurutnya kelesuan pasar atau daya beli masyarakat tersebut berpengaruh pada keberlangsungan UMKM di Lampung dan pada umumnya di Indonesia.

"Apalagi perekonomian Indonesia ini lebih mendominasi UMKM. Semua harga-harga sekarang ini naik," kata dia.

Untuk menanggulangi kelesuan ekonomi tersebut, Yoke berharap para petani tetap giat untuk memproduksi hasil pertanian sehingga para UMKM akan terus mendapat pasokan bahan baku lokal.

"Pasar lesu karena permintaan melemah, karena permintaan masyarakat menurun. Sekarang ini masyarakat lebih memilih mendahulukan membeli kebutuhan primer ketimbang kebutuhan sekunder. Itu makanya pasar tradisional seperti Pasar Bambu Kuning sepi pembeli," katanya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar