pilkadaKPU

Kelengkapan APD di TPS Belum Ada Thermogun

( kata)
Kelengkapan APD di TPS Belum Ada Thermogun
Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi saat diwawancarai awak media di Gudang Logistik KPU Lamsel, Rabu (2/12/2020). Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Hingga saat ini kelengkapan Alat pelindung diri (APD) untuk di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Provinsi Lampung, masih terdapat kekurangan, seperti alat thermogun atau alat cek suhu belum tersedia.

Menanggapi tersebut, Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, berdasarkan pantaunnya untuk kelengkapan logistik APD di Lampung secara menyeluruh sudah tersedia, hanya saja belum ada alat thermogun.

"Saya melihat di Lampung, bahkan saya perhatikan di Banten semua relatif sudah tersedia semua untuk APD. Hanya saja kita masih menunggu alat Thermogun," kata Pramono saat diwawancarai di Gudang Logistik KPU Lamsel, Rabu, 2 Desember 2020.

Meski demikian, Pramono memastikan alat cek suhu tersebut secepatnya tiba di Lampung sebelum pencoblosan pada 9 Desember 2020 mendatang. "Mudah-mudahan hari ini alat thermogun sudah tersedia, atau paling lambat besok (3/12/2020) sudah terpenuhi semua. Sehingga, ketika pengiriman ke Kecamatan dan TPS sudah bisa terpenuhi sebelum pencoblosan," kata dia.

Sementara itu, Ketua KPU Lamsel Ansurasta Razak mengatakan kebutuhan alat thermogun untuk di tingkat TPS sebanyak 1.925 alat cek suhu. Dimana, setiap TPS akan mendapatkan alat thermogun hanya satu alat.

"Untuk kelengkapan APD di tingkat PPK, PPS dan TPS sudah kami distribusikan beberapa hari yang lalu. Hanya saja alat thermogun yang belum ada. Mudah-mudahan thermogun ini secepatnya datang dan bisa didistribusikan ke tingkat Kecamatan hingga TPS," kata dia.

Terpisah, Ketua PPK Kecamatan Palas, I Ketut Purne mengatakan pihaknya telah menerima kelengkapan APD, seperti masker, face shield, baju hazmat, semprotan, disinfektan, tisu, tempat cuci tangan beserta sabun.

"Cuma Thermogun yang belum didistribusikan ke Kecamatan. Informasinya satu atau dua hari ini sudah didistribusikan," kata dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar