#diksarmaut#beritalampung#unila#penganiayaan

Kelanjutan Kuliah 17 Tersangka Diksar Maut Menunggu Keputusan Inkrah

( kata)
Kelanjutan Kuliah 17 Tersangka Diksar Maut Menunggu Keputusan Inkrah
Sekretariat UKM Cakrawala. Foto: Dok

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kegiatan mengikuti perkuliahan dari 17 tersangka kasus pendidikan dasar (Diksar) UKM Cakrawala FISIP Unila yang menewaskan Aga Trias Tahta, diberhentikan oleh pihak Unila.

Dekan III FISIP Unila, Dadan Karya Bakti menjelaskan pihaknya masih menunggu keputusan inkrah untuk memberikan sanksi akademik. Kini pihaknya masih menggunakan asas praduga tak bersalah."Tidak menutup kemungkinan nanti misal ada (pelanggaran) yang ringan atau hal lain mereka masih bisa mengikuti perkuliahan kembali," ujar Dadang saat dihubungi Lampost.co, Kamis, 24 Oktober 2019.

Untuk sementara pihaknya melakukan pemberhentian mengikuti perkuliahan kepada semua tersangka. Hal itu dilakukan untuk melindungi hak akademik mahasiswa."Rekomendasi dari komisi disipilin fakultas pemberhentian mengikuti perkuliahan semester ganjil 2019--2020. Hal itu karena masih menggunakan asas praduga tak bersalah," jelasnya.

Berita terkait:

FISIP Unila Berhentikan Perkuliahan 17 Tersangka Diksar

Keputusan itu juga dikeluarkan agar mahasiswa konsentransi menjalani proses hukum yang sedang berjalan.  "Hal lain terkait sanksi akademik menunggu keputusan inkrah dari penegak hukum," tuturnya.

Umar Robani



Berita Terkait



Komentar