#ujikir#ujiemisikendaraan#beritalampung

Kekurangan Sarana, Gedung Pelayanan Uji Kir Lambar Belum Beroperasi

( kata)
Kekurangan Sarana, Gedung Pelayanan Uji Kir Lambar Belum Beroperasi
Uji Kir. Ilustrasi


Liwa (Lampost.co) – Operasional gedung pelayanan uji kendaraan bermotor (Kir) Dinas Perhubungan Lampung Barat (Lambar), hingga kini belum terlaksana. Sebab, masih adanya beberapa sarana dan prasarana yang perlu harus dilengkapi, sehingga memenuhi syarat tipe C.

Hal tersebut menjadikan operasional gedung tersebut telat dari yang direncanakan, yaitu akhir tahun lalu. Untuk itu, Dinas Perhubungan kembali menganggarkan pengadaan sejumlah sarana penunjang pelayanan guna memenuhi persyaratan akreditasi C.

Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Lambar, Tamrin, mengatakan untuk melengkapi sarana pendukung operasional gedung uji kir, pihaknya mengajukan proses lelang pengadaan barang ke bagian layanan pengadaan.

"Mudah-mudahan proses lelang bisa cepat sehingga pengadaan alat pendukung pelayanan di gedung kir segera terpenuhi dan pelayanan bisa segera terlaksana," kata Tamrin, Senin, 8 Maret 2021.

Dia melanjutkan, jika alat tersebut sudah terhubung dengan sistem di Kementerian Perhubungan, maka pihaknya akan meminta kebutuhan kartu uji, barcode, dan registrasi wilayah.

“Pelayanan uji kir pada 2021 ini statusnya masih tipe C. Kemudian pada 2022 kami akan mengusulkan peningkatan status menjadi akreditasi B,” ujarnya.

Namun, persyaratan untuk naik tipe itu harus menambah sarana pendukung lainnya, yaitu timbangan kendaraan. Sementara untuk tipe C ini ada enam alat uji, terdiri dari alat uji rem, timbangan, dua alat emisi gas buang masing-masing satu untuk kendaraan berbahan bakar bensin dan solar, head Light (alat uji Lampu) dan alat uji roda untuk menguji tingkat kemiringan ban.

“Sedangkan untuk tipe B wajib memiliki 9 alat uji. Sistem pelayanan nantinya menggunakan sistem smart card. Sebab, sistem itu sangat efektif,” kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar