#kekerasananak#beritalampung

Kekerasan Terhadap Anak di Lampung Terjadi Karena Banyak Faktor

( kata)
Kekerasan Terhadap Anak di Lampung Terjadi Karena Banyak Faktor
Ilustrasi. (Foto: Dok/Google Images)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Direktur Lada Lampung Turaihan Aldi menjelaskan angka kekerasan terhadap anak setiap tahun selalu meningkat. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya tingkat pendidikan masyarakat yang rendah, pola asuh yang salah dari keluarga dalam melihat perkembangan anak, dan lingkungan yang tidak kondusif untuk tumbuh kembang anak.

Selain itu, arus informasi yang sulit di bendung juga menjadi biang keladi kekerasan terhadap anak. "Ini memiliki dampak yang cukup terhadap tumbuh kembang anak," kata dia kepada Lampost.co, saat dikonfirmasi, Kamis (13/12/2018).

Menurutnya hal yang perlu menjadi perhatian yaitu kekerasan seksual terhadap anak biasanya setiap tahun menempati ranking teratas.

Dia mengatakan ada langkah dominan dari pemerintah baik Provinsi Lampung maupun kota Bandar Lampung dalam menangani dan mengadvokasi anak korban kekerasan. "Misalnya ada RPTC yang siap untuk mendampingi anak korban. Hanya saja yang perlu diingat kekerasan anak banyak terjadi di desa dan membutuhkan penanganan yang cepat," paparnya.

Selain itu, sinergisitas penanganan anak korban perlu dilakukan lebih masif dan berkelanjutan. Selama ini kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Perda dan sebagainya masih terkesan kejar tayang.

Maka, lanjut Aldi, upaya yang harus di lakukan adalah pencegahan kekerasan terhadap anak mestinya lebih di prioritaskan. "Karena pola pikir masyarakat yang terbentuk masih menganggap anak tidak mengerti apa-apa, hanya orang dewasa yang tahu. Maka, merubah pola pikir dan memberikan pemahaman merupakan bagian dari ruang pencegahan.

Setiaji Bintang Pamungkas

Berita Terkait

Komentar