#Kejati#Lamtim#Korupsi

Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi Randis Bupati Lamtim

( kata)
Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi Randis Bupati Lamtim
Kejati Lampung menetapkan tiga tersangka dugaan korupsi randis bupati dan wakil bupati Lampung Timur, Kamis, 7 November 2019. (Foto: Febi Herumanika)

Bandar Lampung (Lampost.co) --Kejaksaan Tinggi Lampung akhirnya menetapkan tiga tersangka dugaan korupsi kendaraan dinas (randis) bupati dan wakil bupati Lampung Timur (Lamtim). Hal ini dikatakan Asisten Pidana Khusu Andi Suharlis didampingi Kasi Penyidikan Kejati Lampung, Tedi Nopriadi, Kamis 31 Oktober 2019.

"Randis Lampung Timur ini kan awal Dik-nya pada Juni 2017 silam, sekarang progresnya terhitung tanggal 31 Oktober bulan kemarin kita tetapkan tiga orang tersangka," kata Andi Suharlis.

Ketiga tersangak berinisial SH, kemudian AD dan DD, masing masing peran mereka SH selaku PPK, AD rekaman, dan DD merupakan Pokja. Kerugian negara atas perbuatan yang dilakukan Rp680 juta. "Kita sudah melakukan penghitungan kerugian negara melalui kantor akuntan publik dengan total kerugian negara mencapai Rp680 juta dari dua unit mobil," kata Andi.

Mantan Jaksa KPK ini mengatakan, lamanya proses penetapan tersangka karena terkendala penghitungan kerugian negara. Berjalannya waktu, pihak kejaksaan mengambil langkah melakukan penghitungan bersama-sama dengan KPK.

"Semua pasti tahu peroses dari perjalanan penghitungan kerugian negara kasus ini. Pada akhirnya kita lakukan kordinasi dengan KPK, meminta bantuan dari ahli akuntan publik. Untuk tiga tersangka yang kita tetapkan ini dua diantaranya PNS satu tersangka lainya dari pihak swasta," kata Andi.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar