#aset#alay#kejaksaan#beritalampung

Kejati Optimsitis Uang Pengganti Rp106 Miliar Terpenuhi dari Aset Alay 

( kata)
Kejati Optimsitis Uang Pengganti Rp106 Miliar Terpenuhi dari Aset Alay 
Aspidsus Kejati Lampung Andi Suharlis. (Foto:Lampost/Febi)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kejaksaan Tinggi Lampung Optimis dari hasil pelelangan aset terpidana Sugiharto Wiharjo alias Alay, kerugian negara yang disebakan Alay akan terpenuhi mengingat aset yang disita pihak Kejaksaan nilainya cukup tinggi, Andi Suharlis, Asisten Pidana Khusus Kejati setempat.

Mantan Jaksa KPK ini mengatakan, selain 16 aset yang telah disita kemungkinan akan ada beberapa aset tambahan yang ditemukan Kejati Lampung bersama KPK, hal ini lantaran KPK memilik data soal aset tersendiri. " Nanti akan kita sampaikan setelah gelar," kata Andi.

Disinggung mengenai apakah dari harta Alay yang disita cukup untuk memenuhi kerugian negara, Andi menyebutkan, dari hasil prediksi Kejati kemungkinan cukup karena, ada satu titik tanah milik terpidana nilainya mencapai Rp30 milar.

Aset yang diperoleh, lanjut Andi, akan dilakukan sita eksekusi kemudian diserahkan ke Asisten pembinaan selanjutnya dilakukan lelang dari hasil lelang akan dikompensasikan dengan uang pengganti.

"Sementara ini dia koperatif, dia duduk manis di LP tinggal menunjukkan asetnya diama saja kepada kami selanjutnya kalau itu benar kami eksekusi asetnya," kata dia.

Terpidana kasus korupsi APBD Lampung timur yang sempat buronan lebih dari 5 tahu atas nama Sugiharto Wiharjo alias Alay pada pekan sebelumnya telah melakukan pencicilan uang pengganti kerugian negara Rp1 milar kepihak Kejati Lampung. Hal ini dilakukan Alay atas bunyi putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 510/K/PID.SUS/2014 tanggal 21 Mei 2014. Alay dijatuhi vonis 18 tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp500 juta serta pidana tambahan berupa uang pengganti sebesar Rp106,8 miliar.

Febi Herumanika



Berita Terkait



Komentar