#antikorupsi#kejati#sosialisasi

Kejati Lampung Sosialisasi dan Edukasi Prefentif Tangkal Tindak Korupsi di Metro

( kata)
Kejati Lampung Sosialisasi dan Edukasi Prefentif Tangkal Tindak Korupsi di Metro
Wakil Kepala Kejati Lampung, Asnawi saat memaparkan edukasi dan pendampingan prefentif agar tidak terjadi tindak pidana korupsi (Tipikor) di Pemkot Metro. (Foto:Lampost.co/Bambang Pamungkas)


Metro (Lampost.co) -- Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung sosialisasi jajaran Pemkot Metro agar menghindari terjadinya tindak pidana korupsi (Tipikor) dengan cara prefentif. 


Wakil Kepala Kejati Lampung, Asnawi, mengatakan dengan sosialisasi dan edukasi secara prefentif tentu dapat menghindari terjadinya Tipikor. 

"Tipikor itu bisa terjadi karena minimnya pengetahuan seseorang tentang sesuatu yang harus dikerjakan. Sehingga yang awalnya tidak tahu itu bisa menimbulkan suatu hukum. Oleh karena itu kita harus bersinergi antara Pemkot Metro dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk saling bahu membahu bagaimana melaksanakan suatu kegiatan yang jauh dari tindak korupsi," kata dia, Senin, 13 Juni 2022. 

Dia menambahkan, dengan begitu perlu adanya kerja sama. Kejari yang memiliki tupoksi sebagai pendamping suatu kegiatan. 

"Tentu di Bidang Datun siap untuk menjadi pendamping kegiatan. Baik itu berupa proyek atau lain sebagainya. Sehingga, hal-hal yang tidak diinginkan tidak akan terjadi," tambahnya.  

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin menyambut baik atas hal tersebut. Menurutnya, sosialisasi edukasi tersebut sangat bagus untuk dimengerti pimpinan daerah. 

"Ini sangat penting. Tentu kita harus tau masalah hukum. Sehingga bisa mencegah terjadinya Tipikor," kata dia. 

Menurutnya, untuk pendampingan perlu dilakukan sejak awal. Sehingga pencegahan tersebut bisa berjalan dengan baik. 

"Kita sudah mempunyai MoU dengan Kejari. Harapan kita semua OPD yang harus dilakukan untuk proses pendampingan, kita mulai dari awal jangan setengah-setengah," ungkapnya. 

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar