#korupsi#sugiartowijaya#alay

Kejati Benarkan Penyerahan Aset Gudang Milik Alay untuk Uang Pengganti Kerugian

( kata)
Kejati Benarkan Penyerahan Aset Gudang Milik Alay untuk Uang Pengganti Kerugian
Kasi Penerangan Hukum Kejati Lampung Andrie W Setiawan.Lampost.co/Febi Herumanika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejaksan Tinggi (Kejati) Lampung membenarkan terpidana Sugiarto Wiharjo alias Alay melalui kuasa hukumnya beriktikad baik memulihkan kerugian negara. Hal itu dilakukan dengan penyerahan beberapa aset pergudangan milik terpidana ke pihak pemulihan aset Kejagung.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Lampung Andrie W Setiawan mengatakan poin besarnya, yaitu ada progres dari terpidana untuk memenuhi cicilan uang pengganti dengan cara menyerahkn aset pergudangan kepada Kejaksaan RI dalam hal ini Pusat Pemulihan Aset (PPA).

Berita terkait: Kerugian Negara Sudah Dibayar, Alay Ajukan Upaya Hukum Luar Biasa

Andrie menjelaskan progres kelanjutan uang pengganti Alay melalui kuasa hukum, pihak yang menguasai aset dan bank telah sepakat akan menyerahk aset berupa pergudangan kepada PPA Kejakgung sebagai pembayaran sisa uang pengganti Rp95 miliar.

"Semua pihak terkait telah sepakat mau menyerahkan aset berupa pergudangan kepada Pusat Pemulihan Aset Kejagung sebagai pembayaran sisi uang pengganti kerugian negara," kata Andrie, Minggu, 15 November 2020.

Iktikad baik ini, kata mantan Kasi Intel Kejati Bandar Lampung, berupa surat tertulis dari pihak-pihak tersebut dan telah dilaporkan ke PPA. Selanjutnya PPA dengan prinsip kehati-hatian melakukan evaluasi analisis dan penilaian atas surat penyerahan berupa aset pergudangan tersebut.

"Untuk kepentingn pemulihan uang pengganti artinya masih berproses. Progres dari terpidana untuk memenuhi cicilan uang pengganti dengan cara menyerahkan aset pergudangan kepada  Kejaksaan RI," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar