#beritalampung#beritalampungterkini#sabu#vonisbebas#kasasi

Kejati Belum Terima Salinan Putusan MA yang Mengabulkan Kasasi Jaksa soal Vonis Bebas Terdakwa 92 Kg Sabu

( kata)
Kejati Belum Terima Salinan Putusan MA yang Mengabulkan Kasasi Jaksa soal Vonis Bebas Terdakwa 92 Kg Sabu
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Mahkamah Agung disebut mengabulkan kasasi Jaksa Kejati Lampung M. Roosman Yusa atas vonis bebas di tingkat pertama terdakwa peredaran 92 kilogram sabu dengan terdakwa M. Sulton, pada 3 November 2022 lalu. Penelusuran Lampost.co di website info perkara Mahkamah Agung,  perkara dengan nomor 13/Pid.Sus/2022/PNTjk dipimpin Ketua Majelis Hakim Suhaidi, dan hakim anggota Soesilo dan Suharto, serta panitera pengganti Nur Kholida Dwi Wati.

"Kabul," bunyi amar putusan di info perkara Mahkamah Agung yang Lampost.co lihat Minggu, 6 November 2022.

Baca juga: Pemuda Asal Kecamatan Pekalongan Ditangkap Miliki Ratusan Pil Tramadol 

Terhadap putusan tersebut, Kasipenkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra, menyebutkan pihaknya belum mendapatkan informasi tersebut secara resmi, termasuk salinan putusan secara lengkap. "Kami belum menerima salinan putusan," ujar Made, Minggu, 6 November 2022.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan jaksa dalam perkara ini terkait informasi kasasi yang dikabulkan Mahkamah Agung. "Biasanya, jika putusan MA sudah diterima lengkap, jaksa langsung eksekusi," katanya.

Lampost.co mengonfirmasi Humas PN  Kelas IA Tanjungkarang Hendri Irawan, namun yang bersangkutan belum merespons. Pemantauan Lampost.co di situs SIPP PN Tanjungkarang, status perkara masih dalam tahap pengiriman berkas kasasi dan amar putusan di tingkat kasasi belum tersedia.

Sebelumnya, M Sulton divonis bebas pada sidang di PN Tanjungkarang pada 21 Juni 2022 yang lalu. Dia lolos dari tuntutan mati yang diajukan jaksa.

Sementara dua pelaku lainnya yang berstatus kurir,  Razif Hazif (24)   dan Nanang Zakaria (29), mengajukan kasasi  ke Mahkamah Agung atas vonis di tingkat banding yang dijatuhkan terhadap keduanya. Mereka mengajukan kasasi pada 2 Agustus 2022 lalu dengan termohon Jaksa Kejati Lampung, Roosman Yusa.

Padahal hukuman keduanya dari awal yakni pidana mati telah diringankan hakim PT Tanjungkarang menjadi seumur hidup. Saat ini proses kasasi ke Mahkamah Agung masih dalam proses. 

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar