#KejariPringsewu#Pupuk

Kejari Pringsewu Sita Dokumen Pendistribusian Pupuk

( kata)
Kejari Pringsewu Sita Dokumen Pendistribusian Pupuk
Tim Kejaksaan Negeri Pringsewu menyita sejumlah dokumen pendistribusian pupuk dari produsen ke distributor di gudang Pusri. dok Kejari Pringsewu


Pringsewu (Lampost.co)-- Kejaksaan Negeri Pringsewu menyita sejumlah dokumen penyaluran pupuk dari produsen ke distributor di gudang BGR Logistik di Pekon Tambak Rejo Kecamatan Gadingrejo dan di gudang Pusri, di Pekon Sidoharjo kecamatan Pringsewu, Senin 1 Agustus 2022.

Penyitaan dokumen tersebut merupakan tindaklanjut perkara dugaan penyelewengan pupuk yang terjadi di wilayah Kecamatan Gadingrejo.

Kasi Intel kejaksaan negeri Pringsewu Median Suwardi mewakili Kajari Ade Idrawan, Selasa 2 Agustus 2022 menyatakan dokumen yang disita adalah dokumen tahun 2020 dan 2021.

Baca Juga : Pemprov Lampung Tunggu Perubahan Alokasi Pupuk Subsidi

Pelaksanaan penyitaan dokumen dilaksanakan oleh Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Pringsewu yang didampingi oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) M. Marwan Jaya Putra, dan Kepala Seksi Intelijen Median Suwardi, serta disaksikan oleh Sekretaris Pekon Tambah Rejo Muhammad Nur Iskandar dan Kepala Pekon Sidoharjo Supratikno.

Median menjelaskan penyitaan dokumen tersebut merupakan tindaklanjut dari Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Nomor: Print-01/L.8.20/Fd.2/06/2022 Tanggal 29 Juni 2022 dan Surat Perintah Penyitaan Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Nomor: Print-02/L.8.20/Fd.2/07/2022 Tanggal 20 Juli 2022, sebagaimana arahan Jaksa Agung Republik Indonesia.

Ia menjelaskan atas dasar hukum itulah tim gabungan penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus & Bidang intelijen Kejaksaan Negeri Pringsewu  melakukan Penyitaan Dokumen berupa Dokumen DO (Delivery Order) dan SO (Sales Order) tahun 2020 dan 2021.

Menurutnya terkait hasil penyitaan dokumen tersebut, tim Jaksa Penyidik Kejari Pringsewu masih melakukan proses Pemeriksaan kelengkapan dokumen yang diduga adanya indikasi peristiwa pidana yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait pada penyaluran pupuk bersubsidi.

Pihaknya berharap dengan penyitaan dokumen berupa Dokumen DO (Delivery Order) dan SO (Sales Order), dapat membantu proses penyidikan yang dilakukan TIM Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Pringsewu dalam menyelesaikan penanganan perkara dugaan penyelewengan pupuk.

Dian Wahyu K








Berita Terkait



Komentar