#hukum#barangbukti

Kejari Lamtim Musnahkan Barang Bukti Kejahatan

( kata)
Kejari Lamtim Musnahkan Barang Bukti Kejahatan
Berbagai jenis barang bukti yang dimusnahkan Kejari Lamtim, Jumat, 27 Desember 2019. Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya


Sukadana (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Timur memusnahkan barang bukti (BB) kejahatan dari berbagai perkara tindak pidana umum, Jumat, 27 Desember 2019. Barang yang dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti dari berbagai kasus kejahatan tindak pidana umum yang sudah mendapatkan vonis dari Pengadilan Negeri (PN) Sukadana atau sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Pemusnahan BB tersebut dilaksanakan di halaman belakang Kantor Kejari Lamtim di Desa Negaranabung, Kecamatan Sukadana, dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Sukadana, Rizal Syah Nyaman, dan dihadiri para kepala seksi (Kasi), kasubsi serta para jaksa di lingkungan Kejari Lamtim.

Kejari menjelaskan pemusnahan barang bukti dari berbagai kasus kejahatan tindak pidana umum tersebut memang merupakan keharusan sesuai ketentuan aturan hukum yang berlaku. Barang bukti kejahatan tersebut dirampas untuk dimusnahkan, kata dia, setelah kasus kejahatan dimaksud sudah mendapatkan vonis Majelis Hakim PN Sukadana dan sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah).

“Jadi setelah kasus kejahatan divonis hakim, sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku, barang bukti kejahatan dimaksud dirampas untuk dimusnahkan negara dalam hal ini Kejaksaan Negeri Lamtim,” katanya.

Dia mengatakan pemusnahan barang bukti yang dilakukan Kejari Lamtim dari berbagai kasus kejahatan tindak pidana umum dalam beberapa bulan terakhir. Adapun barang bukti kejahatan yang dimusnahkan tersebut, antara lain narkotika, kepemilikan senjata api rakitan ilegal, pencurian, senjata tajam, dan lain-lain.

Kajari menambahkan seluruh barang bukti kejahatan dimusnahkan dengan cara dibakar, dihancurkan mesin potong besi untuk sejata api rakitan, dilarutkan dalam cairan pembersih lantai untuk narkotika jenis sabu-sabu.

“Seluruh barang bukti kejahatan itu kami musnahkan semua dengan cara ada yang dibakar, dihancurkan dengan mesin potong besi, dilarutkan dalam cairan pembersih lantai,” katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar