#kejari#sman#beriatlampung

Kejari Lamtim Datangi SMAN 1 Raman Utara

( kata)
Kejari Lamtim Datangi SMAN 1 Raman Utara
Jaksa Suwardi dari Kejari Lamtim sedang menyampaikan materi sosialisasi pada program JMS di SMA.N 1 Raman Utara, Kamis (29/8/2019). Lampost.co/Djoni Hartawan jaya

SUKADANA  (Lampost.co) – Setelah SMA N 1 Purbolinggo, Lampung Timur, kini giliran SMA N 1 Raman Utara yang disambangi oleh Jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamtim. Jaksa dari Kejari tersebut sambangi SMA N 1 Raman Utara, Kamis, 29 Agustus 2019 juga dalam rangka pelaksanaan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

 

Adapun personil yang dikirim oleh Kejari Lamtim dalam program JMS di SMA N 1  Utara tersebut adalah, Jaksa Fungsional pada Seksi Intelijen, Suwardi  dan Kasubsi Prodsarin pada Seksi Intelijen Noviyanasari.

 

Pada program JMS Di SMA N 1 Raman Utara tersebut, Jaksa Suwardi menyampaikan  materi sosialisasi tentang perlindungan anak, peradilan anak dan cyber bulying.

 

Materi tersebut disampaikan kepada para siswa dan sejumlah Dewan Guru secara lengkap. Dimana pada kesempatan tersebut Jaksa Suwardi menjelaskan mengenai arti perlindungan anak, hak anak, hingga Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

 

Kemudian hal yang sama juga disampaikan Suwardi pada saat menyampaikan materi mengenai peradilan anak. Dimana dalam materi yang disampaikan dijelaskan beberapa hal mengenai peradilan anak, hingga ketetntuan yang mengaturnya yaitu UU No.11 tahun 2002 tentang sistem peradilan pidana anak.

 

Disamping kedua materi dimaksud, juga disampaikan materi lainnya tentang  cyber bullying atau perundungan di dunia maya. Pada materi tersebut Jaksa Suwardi menjelaskan secara detail apa yang dimaksud dengan cyber bullying serta konsekwensi hukumnya jika dilanggar.

 

Pantauan lampost.co para siswa nampak terlihat antusias mengikuti penyajian beberapa materi ssosialisasi dalam rangka pelaksanaan program JMS tersebut.

 

Sementara usai acara Suwardi menjelaskan, dalam program JMS tersebut pihak Kejari Lamtim menyampaikan materi sosialisasi  untuk memberikan wawasan serta pemahaman kepada siswa maupun dewan guru mengenai apa dan bagaimana perlindungan anak, peradilan anak dan cyber bulying.

Djoni Hartawan Jaya

Berita Terkait

Komentar