#kejari#korupsi#danadesa

Kejari Kotabumi Tangani Tiga Kasus Korupsi DD dan ADD Sepanjang 2020-2021

( kata)
Kejari Kotabumi Tangani Tiga Kasus Korupsi DD dan ADD Sepanjang 2020-2021
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


Kotabumi (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabumi telah menangani tiga kasus penyimpangan dana desa (DD) dan alokasi dana Desa (ADD) Lampung Utara selama 2020 hingga 2021. Kasus korupsi yang dilakukan oknum kepala desa itu mengakibatkan kerugian negara mencapai ratusan juta rupiah.

Kasi Itel Kejari Lampung Utara I Kadek Ariatmaja mengklaim pihaknya konsisten dalam penanganan kasus korupsi khususnya terkait DD dan ADD yang ada di Lampung Utara. Dari kasus yang ditangani itu, ada yang sudah divonis dan sebagian masih dalam proses persidangan.

"Selama tahun 2020 hingga awal Desember 2021, Kejari Kotabumi telah menangani tiga kasus penyimpangan penggunaan DD dan ADD. Satu kasus telah divonis dan dua kasusnya masih dalam proses persidangan," ujarnya.

Ia menjelaskan dari tiga perkara tersebut yakni kasus korupsi dana desa dengan terpidana tahun 2020, atas nama Riani Zaharudin, selaku kepala Desa Talang Jembatan, Abung Kunang, Lampung Utara, yang telah mengakibatkan negara mencapai Rp411.803.000.     

Sedangkan dua tersangka oknum kades yang perkaranya tahun 2021, masih dalam proses persidangan yakni Riandes, Kepala Desa way Melan Abung Kuanang, Lampung Utara, nilai kerugian negara Rp174.890.000, dan tersangka Sawaludin, Kepala Desa Beringin, Abung Kunang, dengan kerugian negara Rp105.819.000.

"Sementara satu perkara lagi yakni oknum Kepala Desa Gunung Besar, Abung Tengah, masih ditangani pihak polres. Berkasnya tingal dilimpahkan ke Kejaksaan Kotabumi," terangnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar