#Bencana#Peristiwa#SD-Roboh

Kejanggalan Konstruksi Gedung SD Roboh Mulai Terkuak

( kata)
Kejanggalan Konstruksi Gedung SD Roboh Mulai Terkuak
Sekolah Dasar (SD) Negeri Gentong yang ambruk. Foto: ANT/Umarul Faruq

Surabaya (Lampos.co) -- Penyidik Polda Jawa Timur menduga terjadi tindak pidana korupsi terkait ambruknya atap SDN Gentong Pasuruan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Hasil laboratorium forensik menunjukkan bahan yang dipakai berbeda dan berkualitas rendah dengan yang dianggarkan.

"Tindak pidana korupsi itu menyangkut tentang dua hal, yakni hasil laboratorium dan hasil dari ekspose material dan konstruksi. Itu mereka yang merencanakan dan mereka yang melaksanakan," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera di Surabaya, Selasa, 12 November 2019.

Pihaknya segera membidik tersangka baru kasus ambruknya atap SDN Gentong. Penetapan tersangka baru dilakukan dalam waktu dekat.

"Tersangka baru itu nanti menyangkut tindak pidana korupsi. Nanti Pak Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan yang akan mengumumkan tersangka baru ini," jelasnya.

Barung merahasiakan identitas tersangka baru yang dimaksud. Barung mengisyaratkan tersangka baru merupakan pejabat pembuat komitment (PPK).

"Tersangka baru ini pasti lebih dari satu tersangka," ujarnya.

Polda Jatim telah menetapkan dua tersangka, yakni S dan D selaku pelaksana proyek SDN Gentong. Kini kedua tersangka itu telah ditahan di Mapolda Jatim.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar