#kejaksaan

Kejaksaan di Lampung Diharapkan Raih WBK dan WBBM

( kata)
Kejaksaan di Lampung Diharapkan Raih WBK dan WBBM
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejakgung Adi M Toegarisman memberikan keterangan terkait kunjungannya ke Lampung.Lampost.co/Adi Apriyadi

Bandar Lampung (Lampost.co) – Jajaran Kejaksaan Agung (Kejakgung) harus mengikuti program reformasi birokrasi yang dicanangkan pemerintah agar dalam pelaksanaannya bisa maksimal. Salah satunya dengan pembangunan zona integritas wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM).  

Hal itu disampaikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejakgung Adi M Toegarisman saat bersama Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan mengunjungi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung, Senin, 10 Februari 2020. Dia mengatakan kedatangannya sebagai tim pengarah reformasi birokrasi pembangunan zona integritas wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM).

"Kedatangan kami dalam rangka memberikan arahan program pemerintah perubahan di birokrasi untuk mencapai pelaksanaan yang maksimal," ujarnya.

Menurut dia, untuk mencapai pelaksanaan yang maksimal tentunya harus berangkat melalui institusi dan tugas pokok  masing-masing. "Karena Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum dan sebagian dari pemerintah harus mengikuti program reformasi birokrasi," katanya.

Dia menambahkan kejati di Lampung telah dinyatakan lulus program WBK dan satu lagi Kejari Lampung Utara juga lulus WBK. "Saat ini masih ada satuan kerja yang belum mengikuti program WBK," ujarnya.

Dia berharap untuk tahun ini bagi yang belum mengikuti dan mencanangkan program tersebut diharapkan dapat mengikuti dan semoga di akhir tahun dapat dievaluasi apakah bisa dinyatakan lulus program WBK.

"Sementara yang sudah WBK didorong agar meningkat menjadi WBBM dan saya meminta satuan kerja memiliki program WBK dan WBBM," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar