kejahatankriminalitas

25 Tersangka Kejahatan di Lambar Ditangkap

( kata)
25 Tersangka Kejahatan di Lambar Ditangkap
Polres Lampung Barat mengamankan 25 tersangka tindak kriminalitas dalam sebulan. Eliyah

LIWA (Lampost.co) -- Polres Lampung Barat mengamankan 25 orang tersangka dari 18 kasus tindak kriminalitas yang terjadi di wilayah Lampung Barat dan Pesisir Barat selama Juni 2020. Angka kejahatan tersebut meningkat jika dibanding tahun sebelumnya.

Ke-18 kasus dengan 25 tersangka itu terdiri dari 5 kasus pencurian dengan pemberatan dengan 7 tersangka, 6 kasus curanmor dengan 8 tersangka, 2 kasus penggelapan dengan jumlah tersangka sebanyak 2 tersangka. Lalu, 1 kasus penganiayaan, 1 kasus bom ikan dengan 4 tersangka, kasus pornografi 1 tersangka, kasus persetubuhan anak di bawah umur 1 orang, dan kasus sajam 1 orang.

"Di 2020 ini tindak kriminalitas terjadi peningkatan dibanding tahun lalu," kata Kapolres Lambar AKBP Rachmat Tri Haryadi saat ekspose kasus, Rabu, 1 Juli 2020.

Hal ini dapat ketahui berdasarkan hasil ungkap kasus yang terjadi selama Juni 2020. Dimana pihaknya telah mengungkap 18 kasus dengan jumlah tersangka yang berhasil diamankan mencapai 25 tersangka.

"Peningkatan kasus ini salah satunya berkaitan dengan ekonomi yang disebabkan oleh dampak wabah covid-19. Wabah covid-19 ini sudah berdampak kepada semua lini. Sehingga menyebabkan para tersangka ini bertindak nekat melakukan aksi kriminalitas," tambahnya.

Kemudian para tersangka juga memiliki niat dan kesempatan untuk melakukan tindakan kejahatan. Oleh sebab itu, ia mengimbau agar masyarakat waspada dan jangan sampai memberikan kesempatan kepada pelaku tindak kriminal.

Dari 25 tersangka ini, ada yang sudah berstatus residivis. Bahkan salahsatu tersangka yang sudah residivis itu adalah residivis yang baru dibebaskan karena mendapat asimilasi akibat wabah covid-19 yaitu Nadori (22), warga Biha, Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat. Tersangka melakukan aksi tindak pidana kriminalitas sebagaimana yang diatur dalam KUHP 363.

Kemudian ada kasus pencurian mobil di lima lokasi dengan tersangkanya yaitu Asep Septiawan asal Kalirejo, Lampung Tengah bersama rekannya yang masih dalam proses pengembangan. Tiga lokasi aksi pencurian mobil yang dilakukan oleh tersangka Asep yaitu tiga di Lambar, dan dua di wilayah Pesisir Barat.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka Asep hanya membutuhkan waktu paling lama lima menit dan kendaraan sudah berhasil dibuka lalu dibawa pergi. Barang bukti yang diamankan dari tersangka Asep yaitu 2 unit mobil L300, 1 unit mobil Toyota Avanza dan lainya.

Ditempat terpisah, tersangka Asep Setiawan, saat diminta komentar mengaku melakukan aksinya dengan bermodalkan kunci L dan Kunci T. Kendaraan yang paling cepat dicuri yaitu L-300. Ia mengaku hanya membutuhkan waktu sekitar 3-5 menit mobil sudah bisa dibuka.

Ia menambahkan, memilih Lampung Barat dan Pesisir Barat sebagai tempatnya melakukan pencurian karena adalah yang paling aman dan banyak kesempatan. Hasil pencurian dijualnya ke wilayah Palembang dengan harga sekitar Rp25-30 juta/unit bergantung dengan jenis mobilnya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar