kejagungkejatipengeroyokan

Kejagung Soroti Laporan Korban Pengeroyokan

( kata)
Kejagung Soroti Laporan Korban Pengeroyokan
Korban bengeroyokan (kiri) didamping pengacaranya. Febi Herumanika


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kejaksaan Agung RI menyoroti laporan korban pengeroyokan atas nama Angga Saputra ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Dalam hal ini Kejagung memerintahkan Kejati segera menindaklanjuti laporan itu. Korban merupakan seorang nelayan yang tidak puas dengan vonis terhadap 8 terdakwa.

Ketidak puasan korban membuat pengaduan ke Kejati Lampung lantaran tuntutan Jaksa dianggap sangat ringan.

"Tuntutannya berapa?," tanya Kepala Pusat Penerangan (Kapuspenkum) Kejagung RI, Hari Setiyono, saat dihubungi, Senin 9 November 2020.

Ia pun menyarankan supaya pengaduan tersebut ditangani oleh Kejati Lampung. "Sebaiknya ke Kajati dulu yang bisa memerintahkan langsung. Linknya saya share ke Kejati," katanya.

Sementara itu Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung membenarkan satu jaksa yang menangani perkara pengeroyokan dilaporkan terdakwanya terkait tuntutan rendah terhadap beberapa pelaku pengeroyokan. Hal ini diungkapkan Kasi Penerangan Hukum Kejati setempat Andrie W Setiawan.

Menurut mantan Kasi Intel Kejari Bandar Lampung ini, lampiran resmi dari terdakwa melalui kuasa hukumnya telah diteruskan kebagian pimpinan dan saat ini tengah dilakukan proses.

Mengenai hasil (sanksi) apa yang diberikan belum diputuskan, yang jelas tengah dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

"Saat ini sudah di meja pimpinan, tentunya akan ada tindak lanjut. Nanti akan ada klarifikasi terhadap pelapor terlebih dahulu," kata Andrie.

Klarifikasi itu untuk melihat ada tidak dugaan yang dimaksud, jika ada nanti akan didalami jika tidak maka tidak berlanjut. Untuk sanksi jika benar terbukti pimpinan akan menginstruksikan ke bidang pengawasan.

" Biarkan mereka bekerja dulu, soal sanksi nanti pimpinan yang menginstruksikan bidang pengawasan seperti apa," kata Andrie.

Winarko







Berita Terkait



Komentar