#pesisirbarat#beritalampung

Kedisiplinan Kerja Dasar Pemutusan Kontrak Kerja Honorer Pesibar

( kata)
Kedisiplinan Kerja Dasar Pemutusan Kontrak Kerja Honorer Pesibar
Bupati Pesibar, Agus Istiqlal, saat pertemuan dengan 11 perwakilan TKD bersama anggota DPRD Pesibar, di Kantor Bupati, Senin, 10 Mei 2021. Lampost.co/Yon


Krui (Lampost.co) -- Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Agus Istiqlal, menegaskan pemutusan kontrak kerja honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesibar atas dasar kedisiplinan kerja.

Pemkab menilai tenaga kontrak daerah (TKD) yang tidak diperpanjang kontraknya memiliki kinerja yang buruk, seperti tidak disiplin, malas, dan tidak mentaati aturan sebagai abdi negara, 

"Yang tidak diperpanjang kontraknya itu TKD yang malas, tidak disiplin. Mereka nggak masuk kerja dua bulan dan waktu gajian nyuruh orang lain ngambil gajinya," kata Agus saat pertemuan dengan 11 perwakilan TKD bersama anggota DPRD Pesibar, di Kantor Bupati, Senin, 10 Mei 2021. 

Untuk itu, Pemkab memutuskan untuk tidak melanjutkan kontrak kerjanya, seiring efisiensi anggaran Pemkab. "Tidak ada niat untuk tidak mengangkat mereka, tetapi hanya faktor ekonomi keterbatasan anggaran. TKD yang tidak diperpanjang karena tidak patuh aturan dan pimpinan, malas, serta tidak disiplin," kata bupati.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar