#Krui#Musim#Durian

Kecamatan Pesisir Selatan Musim Durian

( kata)
Kecamatan Pesisir Selatan Musim Durian
Salah satu pedagang durian di kecamatan Pesisir Selatan, Minggu (14/10/2018) (Lampost/Yon Fisoma)

KRUI (Lampost.co) -- Saat ini di sebagian wilayah repong (perkebunan)  masyarakat krui khususnya di wilayah Kecamatan Pesisir Selatan, sedang mengalami musim durian. 

Salah seorang warga pemilik kebun di atar kubu gedung Pekon Sumur jaya Kecamatan Pesisir Selatan,  Ami (35), mengatakan meski saat ini musim durian namun tidak semua pohon durian yang ada diperkebunan wilayah itu berbuah, hanya ada sebagian,  itu pun, harus dipilah-pilih buah durian yang bagus,  sebab meski matang namun banyak yang rasanya hambar. 

"Ya memang musim durian tetapi tidak semua pohon berbuah,  seperti kebun kami d sini meski banyak batang durian tetapi hanya sebagian kecil yang berbuah, itupun kadang didapat meski buah durian matang tetapi pas dibuka rasanya  hambar," kata Ami ditemui ditempat tinggalnya, Minggu (14/10/2018).

Pantauan lampung post,  dibeberapa titik sepanuang jalinpanbar khusunya di pertigaan biha,  pinggir jembatan way basohan kecamatan pesisir selatan hingga ke pasar krui di kecamatan Pesisir tengah,  dal pangai wisata labuban jukung,  beberapa pedagang durian tampak mengampar di pinggir jalan menjajakan buah yang memiliki rasa dan bau yang khas tersebut. 

Salah seorang pedagang durian, Fajrin, yang sering mangkal berjualan di pinggir Jalinpanbar Pekon Lintik kecamatan Krui selatan yang jaraknya dekat dengan SPBU yang ada di tempat itu,mengatakan Ia  berjualan durian  sejak enam hari yang lalu.    
 "Alhamdulilah setiap harinya durian  yang saya jual,  selalu habis terjual, karena saya beli dari petani juga saya pilih yang bafus dan baik rasanya jangan sampai pembeli kecewa,  durian yang saya beli juga durian yang matang jatuh secara alami dari pohon.  Bukan durian yang diunduh masih mentah kemudian disimpan dan didiamkan dulu menunggu matang,  kalau seperti itu kemungkinan besar memang hambar rasanya, " kata dia.  

Setiap harinya  Fajrin dan kawannya membawa sekitar  500 buah, dijual dengan harga bervariasi, untuk ukuran yang paling besar, seperti durian Ajan ( Durian asli daerah Krui), di jual dengan harga 25.000 perbuah, untuk  ukuran sedang dijual dengan harga 10 ribu . 

Sementara diwilayah repong kecamatan way krui, karyapenggawa,  dan pesisir tengah,  dan sepanjang jalan Liwa -krui yang biasanya merupakan wilayah produsen buah durian di pesisir barat saat musim tiba,  saat ini sepi dan tidak mengalami musim durian.

 

 

 

Yon Fisoma



Berita Terkait



Komentar