#oksigen#beritalampung

Kebutuhan Oksigen Medis di Lampung Capai 37 Ton

( kata)
Kebutuhan Oksigen Medis di Lampung Capai 37 Ton
Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana. Lampost.co/Triyadi


Bandar Lampung (Lampost.co) – Kebutuhan oksigen medis di Lampung saat ini mencapai 37 ton per hari.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, mengatakan adanya bantuan dari PT. Pupuk Sriwijaya (Pusri) dan PT. OKI Pulp and Paper Sinarmas dinilai turut membantu kebutuhan oksigen. Meskipun begitu, bantuan 15,08 ton oksigen cair (liquid oxygen) belum bisa mencukupi kebutuhan di Lampung.

"Ini belum cukup, kita perlu oksigen medis dalam sehari mencapai 37 ton oksigen di luar tabung," kata Reihana usai serah terima bantuan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Bandar Lampung, Kamis, 29 Juli 2021.

Untuk itu, bantuan tersebut akan diutamakan memenuhi kebutuhan di RSUDAM. Sebab, menjadi rumah sakit rujukan utama pasien covid-19. Namun, Pusri juga akan kembali mengirimkan oksigen lainnya melalui mobil Lampung Gas yang akan diisikan kepada tabung-tabung rumah sakit yang tidak punya tabung liquit.

"Kapasitas tank kami tinggal 0,5 ton. Jadi nanti diisi 9,5 ton untuk RSUDAM. Sisanya akan dibagikan ke rumah sakit yang mempunyai tabung liquid. Hanya ada 6 rumah sakit. Sementara secara keseluruhan di Lampung ada 73 rumah sakit yang melayani pasien covid-19," katanya.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar