#kebakaran#karhutla#beritalampung

Kebakaran Hutan Selama Kemarau 2019 Capai 2.607 Ha

( kata)
Kebakaran Hutan Selama Kemarau 2019 Capai 2.607 Ha
Ilustrasi. Foto: Google Images

Bandar Lampung (Lampost.co): 2019 menjadi tahun wilayah Lampung yang cukup lama mengalami masa kemarau, dampaknya ada beberapa titik kawasan di wilayah Lampung mengalami kebakaran.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Wiyogo Supriyanto mengatakan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni 2017 dan 2018, tingkat kebakaran hutan yang terjadi di Provinsi Lampung mencapai 3 kali lipat.

"Jika kita bandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya, 2019 merupakan tahun yang cukup ekstrem masa kemaraunya," kata dia di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Selasa, 14 Januari 2020.

Dia mengatakan di 2019 ada 1.276 titik hotspot secara keseluruhan di Provinsi Lampung mengalami kebakaran, yakni dengan luasan mencapai 2.607 hektare. Hal tersebut diakibatkan cuaca kering yang terjadi selama tahun 2019.

Ia menerangkan pada tahun sebelumnya (2018) jika dilihat dari jumlah hotspot atau titik panas api serta dilihat dari barometer, jumlah hotspot yang terpantau berjumlah 416 titik dengan luas kebakaran mencapai 386,81 hektare.

"Persentasi 2018 ini tidak begitu jauh dengan tahun sebelumnya juga. Jadi memang yang dijadikan perbandingan cukup pada 2018 dan 2019," ujar dia.

Dengan dinamika yang ada, lanjut dia, jumlah dalam angka persentase hutan dalam kawasan yang mengalami kebakaran yakni berjumlah 28 persen dan diluar kawasan 72 persen.

"Yang paling banyak terjadi adalah di Taman Nasional Way Kambas, dimana luas kebakarannya mencapai 2.349 hektare. Dan kembali mengulang di beberapa kawasan yang banyak ilalang atau rerumputan," ujar dia.

Menurutnya cuaca kering merupakan hal yang paling mempengaruhi banyaknya tingkat kebakaran, dimana menurut BMKG puncak musim kemarau ini diakibatkan aliran udara dari Benua Australia menuju Asia melewati Indonesia, termasuk wilayah Lampung sehingga angin terasa kencang mulai siang hingga malam hari dan sangat terlihat pada Agustus dan September 2019 lalu.

Untuk tingkatan dari titik kebakaran hutan yang paling besar sepanjang 2019 yakni berada di Kabupaten Lampung Timur, Tulangbawang, Way Kanan,  Lampung Tengah dan Mesuji.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar