#ponpapua#beritalampung

Keamanan Papua Makin Diperketat Antisipasi Gangguan KKB saat PON

( kata)
Keamanan Papua Makin Diperketat Antisipasi Gangguan KKB saat PON
Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata bersama Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya memeriksa pasukan saat apel pengamanan PON XX Papua di Sub Klaster Kabupaten Mimika, Sabtu, 18/l September 2021. Antara/Evarianus Supar


Timika (Lampost.co) -- Jajaran Polres Mimika, Papua, terus memantau ketat pergerakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang berpotensi mengganggu situasi keamanan saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di daerah tersebut.

Kapolres Mimika, AKBP IGG Era Adhinata, mengatakan ancaman gangguan gerombolan separatis bersenjata itu mulai berkurang. Sebab, sebagian besar faksi KKB yang sempat bercokol di wilayah Tembagapura sudah kembali ke daerah asalnya. Walaupun begitu aparat TNI-Polri terus mewaspadai keberadaan kelompok tersebut.

"Walaupun sebagian besar kelompok itu sudah keluar dari Kabupaten Mimika, kami masih terus memantau ketat pergerakan mereka. Kami akan memperketat pengamanan di titik-titik rawan perlintasan mereka," kata AKBP Era Adhinata, Minggu, 19 September 2021.

Menurut dia, aparat TNI dan Polri berupaya maksimal mencegah dan mengamankan wilayah Mimika dari KKB. Apalagi jika sampai gerombolan separatis bersenjata itu melakukan aksi-aksi mengganggu keamanan.

Di samping gangguan KKB, petugas juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan lainnya, terutama yang berasal dari gesekan antarkelompok suku dan lainnya yang selama ini kerap terjadi di Mimika.

"Kami semua tahu Timika itu rawan sekali potensi konflik atau gesekan antarsuku dan lainnya. Maka sekecil apa pun gesekan itu harus diselesaikan pada jam itu juga, tidak boleh menunggu sampai satu hari atau berhari-hari," tegasnya.

Untuk mengamankan PON XX Papua di klaster Kabupaten Mimika, TNI dan Polri mengerahkan 1.500 personel yang terdiri atas 997 personel Polri dan 485 personel TNI.

Khusus Polri, sebanyak 432 personel didatangkan dari luar, yaitu 400 personel Brimob Polda Sulut, Polda Kalimantan Tengah, dan beberapa polda lainnya, serta ditambah 32 personel Polres Asmat.

"Pasukan BKO yang didatangkan dari luar dan tiba di Timika, yaitu Brimob Polda Sulut sebanyak 100 personel. Dalam waktu dekat akan tiba lagi Brimob BKO Polda Kalteng dan Polda yang lainnya," kata dia.

Sebagai salah satu klaster penyelenggara PON XX Papua, Kabupaten Mimika menjadi tuan rumah untuk sembilan cabang olahraga dengan 12 nomor yang dipertandingkan di PON XX Papua, yaitu atletik, basket, futsal, bola tangan, panjat tebing, biliar, judo, tarung derajat, aerosport yang mencakup terbang layang, aeromodeling, dan terjun payung.

 

 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar