lambarsekolah

KBM Tatap Muka di Lambar Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

( kata)
KBM Tatap Muka di Lambar Terapkan Protokol Kesehatan Ketat
penerapan protokol kesehatan di seluruh sekolah di Lambar. Lampost.co/Eliyah

LIWA (Lampost.co) -- Seluruh SD dan SMP di Lampung Barat menyelenggarakan kegiatan belajar dan mengajar secara tatap muka hari ini.

KBM tatap muka di semua sekolah itu berlangsung dengan mengacu kepada Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan.

Hasil pemantauan Lampost.co, kegiatan belajar dan mengajar di SDN 3 dan SDan 1 Way Mengaku, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat berlangsung secara tertib sesuai protokol kesehatan. Anak-anak diantar dan dijemput oleh masing-masing orang tuanya.

Di SDN 3 Way Mengaku, anak-anak tidak diperbolehkan datang ke sekolah menggunakan kendaraan umum akan tetapi hanya diantar dan dijemput oleh orang tua masing-masing.

Setiap anak yang datang langsung disambut guru dipertigaan depan gerbang. Kemudian anak-anak berjalan menuju gerbang dengan cara jaga jarak. Lalu saat berada di pintu gerbang anak-anak dicek suhu tubuhnya. Lalu diminta untuk mencuci tangan serta menggunakan hand sanitizer. Setelah itu anak-anak diminta langsung masuk ke kelas masing-masing.

Salah satu orang tua murid SDN 3 Way Mengaku, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat Romdani, mengaku jika dirinya masih merasa harap-harap cemas melepaskan anaknya untuk mengikuti kegiatan KBM tatap muka dimasa pandemi covid-19 ini. Namun karena pelaksanaanya telah memenuhi protokol kesehatan maka ia mengizinkan dan meyakini jika semuanya akan aman.

"Saya sebenarnya masih harap-harap cemas. Namun karena sudah melihat pihak sekolah telah memenuhi protokol kesehatan untuk membuka KBM tatap muka maka saya yakini saja dan mudah-mudahan semua akan berjalan aman," kata Romdani.

Kepala SDN3 Way Mengaku, Erwansyah, mengatakan kegiatan KBM tatap muka ini dilaksanakan setelah mendapat persetujuan tim gugus tugas serta dari seluruh wali murid.

Teknisnya juga dilaksanakan dengan mengikuti SOP protokol kesehatan. Seluruh anak-anak diwajibkan mengenakan masker. Kemudian Diantarjemput oleh orang tua. Lalu sampai disekolah diwajibkan mencuci tangan dan pakai sanitizer serta jaga jarak aman.

Pada dasarnya lanjut dia, pihaknya tetap memiliki rasa harap-harap cemas. Namun pihaknya akan berupaya secara maksimal mungkin untuk melakukan pencegahan. Teknis kegiatan KBM tatap muka di SDN 3 ini dilaksanakan secara shif hari

Ditempat terpisah kepala SDN 1 Way Mengaku Prihandono, mengatakan kegiatan KBM di SDN1 Way Mengaku dilaksanakan secara shif kelompok. Pada hari pertama ini anak-anak yang masuk adalah anak kelas Va,Vb,Vc dan VIa,VIb dan Vc. Masing-masing dibagi dalam dua shif. Sementara anak-anak kelas I-IV melaksanakan sekolah dihari berikutnya. Masing-masing anak masuk dua kali dalam seminggu.

Ia mengaku, saat masuk anak-anak melalui pintu utama. Kemudian setelah KBM tatap muka shif pertama selesai maka pulangnya melalui pintu samping ruang perpustakaan. Hal ini untuk menghindari adanya interaksi dengan anak-anak yang masuk pada shif kedua.

Prihandono mengaku, sebagai penanggungjawab sekolah dalam pelaksanaan KBM tatap muka ini sebenarnya ia juga tetap merasa was-was. 

"Meskipun telah mengikuti SOP protokol kesehatan namun saya tetap merasa was-was. Karena kita tidak tahu siapa yang berpotensi membawa virus ini," kata dia.

Ia berharap KBM tatap muka yang berlangsung ini bisa berjalan dengan baik, aman dan terhindari dari penularan wabah korona.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar