#rpjm#kawasanindustri#ekbis

Kawasan Industri Pacu Optimalisasi Perdagangan Lampung

( kata)
Kawasan Industri Pacu Optimalisasi Perdagangan Lampung
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Satria Alam. Foto: Dok

Bandar Lampung (Lampost.co): Pembangunan sejumlah kawasan sentral perindustrian di beberapa lokasi di Provinsi Lampung masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) diharapkan bisa memacu optimalisasi perdagangan dan perekonomian di Bumi Ruwai Jurai. Apalagi saat ini tengah gencar-gencarnya memajukan komoditas pertanian dan perkebunan Lampung untuk mewujudkan 'Petani Lampung Berjaya'.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Satria Alam, mengatakan Kawasan Area Industri Lampung (KAIL) sudah lama ada, namun lokasi yang dibahas masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung diakomodir di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) program strategis Nasional.

"Lampung ini kan over produksi untuk hasil pertanian, maka dibuat kawasan area industri Lampung untuk mendukung kebutuhan provinsi lain. Nanti konkritnya ada berapa hektare, presentase untuk peningkatan hasil perindustrian belum bisa saya sampaikan. Kalau sudah ril baru bisa dibicarakan," katanya kepada Lampung Post, Rabu, 8 Juli 2020.

Dia mengatakan sinergiritas pusat dan daerah terus dilakukan dan juga menggandeng mitra sebagai investor. Ia mengatakan dalam membangun area industri tersebut tidak hanya melibatkan government to government (G2G) tetapi juga diperlukan government to business (G2B).

"Peraturan daerah sudah ada, RTRW sudah ada. Pak Gubernur dan semua pihak juga terus mencari mitra kerja untuk sama-sama melakukan pembangunan. Seperti Terminal Agrobisnis bersama Great Giant Pineapple yang mengerti terkait pertanian. Kemudian di Katibung kita bekerja sama dengan Petro Kimia dan Bukit Asam," katanya.

Beberapa kawasan yang akan dilanjutkan pembangunannya meliputi Kawasan Area Industri Lampung (KAIL) di Way Pisang, Lampung Selatan; Terminal Agrobisnis di Penengahan, Lampung Selatan; kawasan industri Petrokimia dan Pupuk di Katibung, Lampung Selatan; kawasan Iindustri pengolahan di Tegineneng, Pesawaran; dan kawasan industri maritim di Kotaagung, Tanggamus.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar